REVIEW JURNAL
Judul
: Pemanfaatan Teknologi Komunikasi dan Informasi Untuk Mengembangkan Sumber
Belajar Bidang Penyuluhan Pertanian
Penulis
: Dr.
Sunaryo Soenarto
Review
:
Pada pendahuluan dijelaskabn bahwa Sekolah Tinggi
Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang sebagai lembaga pendidikan kedinasan yang
handal memiliki visi untuk menghasilkan sumberdaya manusia pertanian yang
tangguh dan profesional di bidang penyuluhan peternakan. Lulusan STPP sebagai
tenaga professional di bidang penyuluhan peternakan harus mampu dan trampil
dalam mengkomunikasikan program-program pemerintah, serta mengelola informasi
penyuluhan peternakan yang terpadu dan partisipatif. Selain itu, sivitas
akademika STPP Magelang harus kompeten dalam mengelola dan memanfaatkan data
pertanian yang tersebar di lembaga-lembaga penelitian lingkungan departemen
pertanian untuk mendukung penelitian bidang pertanian terapan.
Jenis Multimedia yang digunakan Computer-Based Education (CBE) merupakan konsep pemanfaatan
komputer yang diterapkan dalam pendidikan. Penerapan CBE dapat dibedakan
menjadi komputer untuk aplikasi pembelajaran dan komputer untuk aplikasi bukan
pembelajaran. Program komputer untuk aplikasi pembelajaran meliputi: Computer-Assisted Instruction (CAI) dan Computer-Assisted Learning (CAL) (Budiardjo,1991).
Perkembangan teknologi komputer saat ini, konsep CAI telah bergeser menjadi
multimedia pembelajaran interaktif. Patrick Suppes dalam Ornstein (1990),
seorang inovator komputer di mengklasifikasikan model pembelajaran berbantuan
computer menjadi tiga model, yakni :practice and drill, tutoring, dan dialogue. Sedang menurut
Soulier (1988) menjelaskan bahwa strategi pembelajaran berbasis komputer
meliputi : drill and practice, games, simulation, tutorial,
problem solving dan discovery laboratory.
Kesimulan yang di peroleh yaitu Mahasiswa STTP heterogen
terdiri dari karyasiswa dan mahasiswa. Salah satu karakteristik penting yang dapat
dikembangkan adalah kemampuannya untuk belajar mandiri. Potensi individual
tersebut akan dapat dikelola secara efisien, apabila STPP mensuport
ketersediaan sumber belajar yang memadai. Berdasarkan pengalaman empirik
menunjukkan bahwa belajar berbasis internet dan pembelajaran berbasis
multimedia dapat meningkatkan efsiensi perkuliahan.
Sumber Jurnal :