Advertise

Diberdayakan oleh Blogger.
Jumat, 09 November 2012

Manusia dan Keadilan

0 komentar
Berbicara mengenai manusia dan keadilan, sering kali kita berpikir bahwa keadilan itu sangat penting bahkan keadilan sangat dibutuhkan oleh sebuah negara maupun sistem kepemimpinannya. Karena dengan adanya keadilan disuatu negara, hubungan antara rakyat dengan pemimpin, serta hubungan seseorang dengan yang lainnya akan terasa seimbang dan adil, tanpa harus berpikir bahwa seseorang lebih diutamakan dengan seseorang yang lainnya. Dan dengan adanya keadilan hidup kita sebagai makhluk individu akan saling memahami satu dengan yang lainnya, karena kita akan berpikir bahwa keadaan kita dengan orang lain merupakan suatu hal yang sama tanpa adanya berat sepihak. Memang sulit untuk kita mengerti keadilan yang kita butuhkan itu seperti apa, karena diri kita masih mementingkan ego kita masing-masing.

Lambang Keadilan

Kita sebagai manusia sering berpikir bahwa hidup ini tidak adil, dan sering kali kita bertanya kepada Tuhan, "Tuhan, mengapa hidup ku tidak sebaik dia? mengapa aku tidak seberuntung dia? mengapa Engkau tega terhadap ku?", hal itu memang wajar karena kita ingin suatu jawaban yang pasti akan kehidupan ini. Yang dapat saya sampaikan adalah Tuhan tidak pernah tega membiar kita menderita, Tuhan MahaAdil, Dia tahu permasalahan kita, yang Ia mau hanyalah; kita datang kepada-Nya berdoa dengan sungguh-sungguh, dan saya yakin dan percaya bahwa Ia akan menjawab setiap doa-doa yang telah kita ungkapkan kepada-Nya.

Lalu bagaimana dengan keadilan yang ada di Indonesia? apakah kita sudah merasakan suatu keadilan yang benar-benar nyata? saya rasa masih belum, Indonesia masih jauh dari kata "Keadilan" mengapa? karena bila kita lihat hukum di Indonesia pada saat ini, keadilan yang kita harapkan dapat terjadi dalam kehidupan kita ternyata sulit untuk menjadi kenyataan, karena "Keadilan" yang kita harapkan dapat di beli dengan uang. Saat ini manusia sudah di butakan oleh kekayaan dan harta, dengan uang segalanya dapat dibeli, dengan uang yang benar bisa menjadi salah dan yang salah bisa menjadi benar. Dan pada saat ini itulah yang terjadi di dalam keadilan di Indonesia, orang-orang yang melakukan pencurian kecil dihukum bisa sampai belasan tahun sedangkan orang-orang yang melakukan pencurian besar yang sering kita kenal dengan Koruptor,  sebelum menerima hukuman mereka di lindungi oleh pihak-pihak yang seharusnya menangkapnya, bahkan ketika mereka sudah tertangkap pun mereka masih bisa memberi suap kepada pihak-pihak tertentu sehingga membuat mereka di hukum tidak sampai 5 tahun.

Tikus-Tikus Negara


Bila kita melihat Indonesia yang demikian tentunya kita merasa sedih, karena Indonesia yang kita bangga-banggakan dan yang kita cintai memiliki racun yang tersembunyi di dalamnya. Tentunya kita menginginkan suatu pemimpin yang tegas dan mau mengambil tindakan hukum bagi tikus-tikus yang memakan uang negara ini. Saya hanya bisa menyampaikan beberapa hal yakni; apabila kita ingin suatu perubahan yang membawa suatu keadilan dalam hidup kita terutama bagi Indonesia ini, mulailah dengan merubah pola pikir dan sikap kita terhadap diri sendiri, keluarga, serta lingkungan kita. Karena dengan perubahan kecil yang kita lakukan semakin lama dapat memberi dampak yang besar bagi kehidupan kita kelak, terutama bagi keadilan di dalam kehidupan manusia. Bila kita cinta Indonesia jangan hanya manis di bibir saja, jadilah pelaku-pelaku yang memberi dampak besar bagi Indonesia, karena Indonesia adalah negara yang besar dan mampu untuk menjadi bangsa yang memberi dampak baik bagi seluruh dunia.

Indonesia bagi Dunia



Leave a Reply

 
His Best! © 2014 | Designed By Blogger Templates