Advertise

Diberdayakan oleh Blogger.
Jumat, 21 Juni 2013

Ayah, Siapakah Orang Kristen itu?

0 komentar
SEORANG anak kecil menatap ayahnya dan bertanya, "Yah, siapakah yang dimaksud dengan orang Kristen?" Ayahnya menjawab, "Orang Kristen adalah orang yang mengasihi dan taat kepada Tuhan. Ia mengasihi sahabat-sahabatnya, tetangganya, dan bahkan musuh-musuhnya. Ia setia berdoa, lemah lembut, hidup kudus, dan lebih senang pergi ke surga ketimbang segala sesuatu yang ada di dunia ini. Anakku, itulah orang Kristen!" Anak laki-laki itu termangu sebentar, kemudian bertanya lagi, "Apakah saya pernah ketemu orang yang demikian?"

Ayah dalam ilustrasi tersebut memberikan sebuah jawaban baik kepada anaknya. Ia menekankan tentang kasih Tuhan dan kasih kita kepada sesama, bahkan kepada musuh dan orang yang menyebabkan kemalangan pada diri kita. Ia juga menegaskan perlunya bersekutu dengan Bapa, mencari kerajaan Allah terlebih dahulu dan menghasilkan buah Roh dalam kehidupan seorang Kristen. Itu semua bukan jawaban yang buruk. Tetapi, bayangkan betapa terkejutnya sang ayah ketika anaknya bertanya kalau-kalau ia pernah bertemu dengan orang yang seperti itu!

Apakah mungkin bahwa kita berbicara tentang sesuatu yang baik, tetapi melangkah di jalan yang keliru? Kita mungkin mampu untuk mengatakan kepada orang lain apa dan siapa orang Kristen itu, bahkan mungkin mengakui bahwa kita adalah Kristen, tetapi pernahkah kita menunjukkan kekristenan itu kepada mereka?

Jika seorang datang kepada Anda dan meminta gambaran tentang seorang Kristen, apakah Anda akan MENGATAKAN hal ini atau... Anda mau MENUNJUKKANNYA?

Sumber: http://www.airhidup.com/Article.cfm?ArticleID=12&Ref=Article
Read more...

Second Coming

0 komentar

Sudah Siapkah Engkau ?

Saya mendengar dari CD kotbah seorang hamba Tuhan yg dipinjamkan oleh teman saya . Disebutkan Ada 2 orang hamba Tuhan di 2 tempat yg berbeda Brazil dan Amerika, yang mendapat penglihatan kalau Jam di surga DISTOP, Karena waktuNya hanya tinggal 2 menit menjelang jam 12 tepat dan didapati jumlah jiwa  yang akan diselamatkan belumlah genap.
Biarlah ini menjadi perenungan kita semua bahwa sungguh-sungguh waktu kedatangan Tuhan kali yg ke-2  sudah sangat sangat singkat. Setiap saat Tuhan bisa datang kembali dan hamba Tuhan inipun  diperlihatkan bahwa Tuhan Yesus lagi sedih dan tegang karena didapati banyak anak-anakNya yang masih main-main dengan dunia dan belum siap di angkat, sibuk dengan masalahnya sendiri-sendiri.  Bayangkan kalau saja jam di surga tidak di hentikan. HANYA TINGGAL 2 MENIT …..
Minggu ini seorang teman  saya   mendapat mimpi tentang masa pengangkatan (Rapture), dan dia kaget dan menjadi sangat takut karena dia tidak di angkat, namun akhirnya Tuhan bilang sama dia dalam waktu yang sisa sedikit ini Tuhan kasih dia kesempatan untuk bertobat dan sungguh-sungguh  mengasihi Tuhan.

 http://www.ceritakristen.org/wp-content/uploads/2011/03/second-coming.jpg

Tuhan bilang perputaran waktuNya lebih cepat dari ROLLER COASTER, jadi dia harus berusaha sungguh-sungguh kejar ketertinggalannya.  Bagaimana dengan kita? Apakah kita masih sibuk dengan urusan diri sendiri dan tidak memperdulikanNya ketika Dia memanggil, Apakah berkat-berkat Tuhan yg dipercayakan dalam hidup kita hanya terus untuk memperkaya diri dan keluarga kita saja.
Sementara banyak kiri kananmu membutuhkan uluran tanganmu. Mari kita BERJUANG SAMPAI AKHIR DAN DI DAPATI SETIA DAN LAYAK UNTUK DIANGKAT. Wahyu 3:10 “karena  engkau menuruti firman-KU, untuk tekun menantikan AKU, maka AKU pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. AKU DATANG SEGERA. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.”
HANYA TINGGAL 2 MENIT ….. PINTU ANUGERAHNYA SEGERA DITUTUP. MARANATHA. JESUS THE ONE and THE ONLY ONE. God Bless You All
NB : Di Blog tetangga menulis kesaksian mengenai “Kesaksian Kunjungan Ke Neraka”
Kalau anda berminat anda dapat Klik Di sini dan sebagai bahan perenungan dalam kehidupan kita semua.

( Source : jesusisloveus.blogspot.com )
Read more...

Relative Pronoun

0 komentar
Pengertian Relative Pronouns

Relative Pronoun adalah kata ganti yang digunakan untuk memperkenalkan Adjective Clause yang menerangkan noun (kata benda). Bentuk dari Relative Pronoun adalah: who, which, whom, whose, dan that.
Contoh Relative Pronouns
Adapun contoh penggunaan Relative Pronoun dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Relative Pronoun
Fungsi
Digunakan untuk
Arti
Contoh Kalimat
Who
Sebagai Subject
Menerangkan Noun - Orang
Yang
The man who speaks English every day is my grand father.
(Artinya: Pria yang berbicara bahasa inggris setiap hari itu adalah kakek saya.)
The Man is my grandfather.
He speaks English every day.
The man who speaks English every day is my grand father.
Who disebut sebagai Subject Pronoun (seperti penggunaan: I, he, she, etc), dan pada contoh kalimat tabel di atas:
Who merupakan subject dari verb = speaks serta memperkenalkan Adjective Clause yang menerangkan subjectThe man.
Relative Pronoun
Fungsi
Digunakan untuk
Arti
Contoh Kalimat
Whom
Sebagai Object
Menerangkan Noun - Orang
Yang
The woman whom you kissed last night is my sister.
(Artinya: Perempuan yang kamu cium tadi malam adalah adik saya.)
The Woman is my sister.
You kissed her last night.
The woman whom you kissed last night is my sister.
Whom disebut sebagai Object Pronoun (seperti penggunaan: me, his, her, etc), dan pada contoh kalimat di atas:
Whom merupakan object dari verb = kissed serta memperkenalkan Adjective Clause yang menerangkan subjectThe woman.
Relative Pronoun
Fungsi
Digunakan untuk
Arti
Contoh Kalimat
Which
Subject / Object
Menerangkan Noun - Benda / Binatang
Yang
The movie which we saw last night was very good.
(Artinya: Film yang kita lihat tadi malam sangat bagus.)
The movie was very good.
We saw it last night.
The movie which we saw last night was very good.
(which digunakan karena mewakili the movie = it = kata benda)
Pada contoh kalimat di atas:
Which merupakan object dari verb = saw serta memperkenalkan Adjective Clause yang menerangkan subjectThe movie.
Relative Pronoun
Fungsi
Digunakan untuk
Arti
Contoh Kalimat
Whose
Kepemilikan
Menerangkan Noun - Orang
Yang - nya
I know the man whose bicycle was stolen.
(Artinya: Saya kenal dengan pria yang sepedanya dicuri.)
I know the man.
His bicycle was stolen.
I know the man whose bicycle was stolen.
Whose digunakan untuk menunjukkan kepemilikan. Whose juga mempunyai arti yang sama seperti layaknya penggunaan my, our, their, etc.
His bicycle = whose bicycle
Relative Pronoun
Fungsi
Digunakan untuk
Arti
Contoh Kalimat
That
Subject / Object
Menerangkan Noun – Orang, Benda, dan Binatang
Yang
The car that I bought 3 years ago has been stolen by my own brother.
(Artinya: Mobil yang saya beli 3 tahun yang lalu telah dicuri oleh adik saya sendiri.)
I thanked the woman that helped me.
(Artinya: Saya berterima kasih kepada wanita yang menolong saya.)
The car has been stolen by my own brother.
I bought it 3 years ago.
The car that I bought 3 years ago has been stolen by my own brother.
Pada contoh kalimat di atas:
That merupakan object dari verb = bought serta memperkenalkan Adjective Clause yang menerangkan subjectThe car.
I thanked woman.
She helped me.
I thanked the woman that helped me
Pada contoh kalimat di atas:
That merupakan subject dari verb= helped serta memperkenalkan Adjective Clause yang menerangkan subjectThe woman.
CATATAN
Dalam percakapan sehari-hari:
Sebagai Subject Pronoun, who lebih umum digunakan daripada that.
Sebagai Subject Pronoun, that lebih umum digunakan daripada which.
Dalam percakapan yang sangat formal, prepositions digunakan sebelum adjective clause. Contohnya:
She is the woman
I told you about her
She is the woman about whom I told you.
Biasanya dalam percakapan sehari-hari, prepositions digunakan setelah subject dan verb (kata kerja) dari adjective clause. Contohnya:
The music was good
We listened to it last night
The music which we listened to last night was good.
The music that we listened to last night was good.
Jika prepositions berada diawal dari adjective clause, hanya whom atau which yang boleh digunakan. Prepositions tidak pernah langsung diikuti dengan that atau who.
Semoga artikel ini bisa dipahami dan membantu untuk belajar bahasa inggris, jika bermanfaat mohon di share. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan. Dan untuk segala jenis pertanyaan, saran, dan kritik bisa dicantumkan pada kolom komentar. Terima kasih.
 
(source :  http://www.bahasainggris-online.com/2013/01/pengertian-contoh-relative-pronoun.html )
Read more...
Kamis, 13 Juni 2013

Api, Air, dan Malaikat

0 komentar

¡§Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya." (Yoh 14:21)

Sebuah kisah tua berbicara tentang seorang malaikat yang sedang menelusuri sebuah lorong jalan. Salah satu tangannya membawa obor yang sedang bernyala, sedangkan tangan yang lainnya membawa sebuah ember yang penuh berisi air.

¡§Apa yang ingin anda lakukan dengan semuanya itu?¡¨ Tanya seseorang yang berpapasan dengan malaikat tersebut.

¡§Dengan obor ini saya akan membakar dinding istana surga, dan dengan air dalam ember ini saya akan memadamkan api neraka. Dengan itu kita akan tahu siapa sesungguhnya yang mencintai Tuhan.¡¨

Maksud sang malaikat kiranya jelas; Banyak di antara kita mematuhi hukum dan perintah Tuhan karena terdorong oleh rasa takut akan penyiksaan api neraka dari pada didorong oleh rasa cinta yang murni terhadap Tuhan.

---------
Apakah alasan terbesar saya dan anda mematuhi perintah Tuhan? Karena takut akan penyiksaan di masa datang? Ataukah terdorong oleh rasa cinta mendalam terhadap Tuhan? Hanya anda sendirilah yang bisa memberikan jawabannya.

( Source :  http://www.pondokrenungan.com/isi.php?tipe=Cerita&table=isi&id=1905&next=0 )
Read more...

Aku Berubah Karena Dia

0 komentar
Dalam harian bahasa Mandarin "The Liberty Times" muncul sebuah tulisan kecil namun menarik perhatianku. Judul tulisannya berbunyi: "Aku berubah hanya karena dia". Penulisnya adalah seorang wanita yang mengisahkan bagaimana pertemuannya dengan seorang cowok telah mengubah cara hidupnya di masa silam, dan lebih lagi telah membantunya untuk sungguh menjadi seorang feminine.

"Sejak kecil aku selalu senang mengenakan pakaian cowok, mengenakan celana jeans, rambut dipotong pendek. Beberapa kali saya membangun persahabatan dengan lawan jenis. Namun lima pacarku pada akhirnya selalu saja menolak aku dan cerai karena aku kurang menunjukan sikap feminine. Namun sejak aku bertemu dengan 'dia' aku kini sungguh telah berubah. Sejak kecil aku tak pernah menyukai warna merah muda. Namun demi 'dia' saya mulai menyukai segala yang berwarna merah muda, mulai dari warna hand phone, pakaian, bahkan tali pengikat rambut. Sejak kecil aku senang memakai sepatu sport. Namun sejak bertemu dengannya saya sudah menjelajahi semua toko yang menjual sepatu yang bertumit tinggi. Sering kakiku lecet karena harus mengenakan sepatu kulit, tetapi saya menahan semua rasa sakit itu. Saya adalah seorang yang takut kedinginan, dan lebih senang memakai celana jeans panjang. Namun hanya karena 'dia' walaupun udara dingin, saya mulai memakai rok walau kadang aku harus diserang flu. Berbagai jenis rok, mulai dari jenis sutra hingga rok jeans mulai aku beli. Ini terjadi sejak saya bertemu dengannya. Dulu saya tak senang menggunakan parfum. Namun kini aku mulai belajar bagaimana harus memilih jenis minyak wangi, aku mulai belajar bagaimana harus merias diri. Hanya karena 'dia' aku kini telah berubah. Aku kini telah berubah menjadi lebih baik dari dulu, aku kini berubah menjadi seorang yang sungguh-sungguh perempuan, hanya karena 'dia'."

Dalam bacaan yang diambil dari Kisah Para Rasul 20:17-27, kita mendengar bagaimana Paulus berkisah tentang nasib yang pernah dan akan menimpa dirinya. Ia menasihati jemaat yang datang bertemunya di Miletus untuk bertekun mewartakan pertobatan kepada orang Yahudi dan Yunani sebagaimana telah diperbuatnya sendiri. Dan kini oleh desakan Roh, Paulus akan beralih menuju Yerusalem walaupun ia sendiri tahu apa yang akan terjadi atas dirinya di Yerusalem. Roh Kudus telah menyatakan kepada dirinya bahwa penjara dan sengsara telah menantikan kedatangannya di Yerusalem. Namun demikian Paulus tidak merasa takut. Paulus tidak melarikan diri, ia tidak mengelak. Ia dengan berani memasuki kota abadi Yerusalem, dengan berani menghadapi dan menerima tantangan tersebut.

Kita mengenal siapakah Paulus ini sebelumnya. Dahulu ketika Paulus masih menyandang nama seorang 'Saulus', ia adalah seorang musuh orang-orang Kristen. Ia adalah musuh para pengikut Kristus. Ia dengan berbagai cara telah berusaha agar kelompok kristen dibekukan, agar mereka tidak membuka mulut dan bersaksi tentang Yesus yang bangkit. Ia telah memberikan peritah untuk merajam Stefanus dengan batu hingga mati. Itu adalah kisah masa silam tentang Paulus. Namun saat ini ia telah berubah. Dan apa yang telah membantu perubahan mendasar dalam diri Paulus? Sama seperti tulisan kecil di atas, Paulus telah menjawab bahwa 'DIA' (Yesus yang bangkit) telah mengubah dirinya. Hanya karena 'DIA' Paulus kini berubah. Hanya karena 'DIA' Paulus kini bersedia menerima hukuman penjara, bahkan rela menerima ajalnya di ujung sebilah pedang. Hanya karena 'DIA'.

Apakah akupun telah ikut berubah? Apakah anda juga telah ikut berubah seperti Paulus? Apakah 'DIA' telah menjadi kekuatan yang bisa meluluhkan kekerasan bathin kita dan bangkit berdiri dan secara tegas bersaksi tentang 'DIA' yang bangkit? Semoga kitapun boleh berkata; Hanya karena 'DIA' saya kini telah berubah.

(Source :  http://www.pondokrenungan.com/isi.php?tipe=Cerita&table=isi&id=1649&next=0 )
Read more...
 
His Best! © 2014 | Designed By Blogger Templates