Advertise

Diberdayakan oleh Blogger.
Minggu, 23 November 2014

Dia Memanggilku "Sahabat"

0 komentar
(Karya Adam Dennis)

Aku memang bukan manusia sempurna
Namun dia menyempurnakanku
Aku memang tidak istimewa
Namun baginya aku lebih dari istimewa

Aku memang tidak selalu ada untuknya
Namun dia berusaha untuk selalu ada bagiku
Aku terkadang menyakitinya
Namun dia memaafkan bahkan melupakannya

Aku tidak bisa memberinya senyuman indah
Namun baginya akulah alasan dia tersenyum
Aku tahu ku banyak berbuat salah
Namun dia tetap memelukku

Aku memiliki seratus alasan untuk bersedih
Namun dia memberiku seribu alasan untuk tersenyum
Aku merasa tidak layak mendapatkan kasihnya
Namun dia melayakkanku

Aku bersyukur..
Karena aku memilikinya..
Dia memanggilku Sahabat..
Dia adalah Ayahku..

http://kabarinews.com/wp-content/uploads/2014/06/ilustrasi-anak-dan-ayah.jpg
Read more...
Sabtu, 18 Oktober 2014

Bunda?

0 komentar
Bunda?
(Karya Adam Dennis)

Bunda?
apa aku dengar doanya malam ini?
apa aku sadar akan kasihnya?
sudah terlalu lama aku melupakannya

ternyata, dia pribadi yang kuat
banyak kebohongan yang dia lakukan
dia menyembunyikan tangisnya
namun dia menampilkan senyumnya

Bunda?
jarak kita sudah terlalu jauh
kau jauh dibelakangku
aku terus menatap kedepan
seakan masa lalu hanya sebuah persimpangan

Bunda?
apa kau masih disana?
oh ternyata senyummu memanggilku
aku rindu akan hal itu
sisakan itu untukku Bunda

Bunda?
ternyata "terimakasih" tidak cukup untukku bawa
jasamu lebih berat dari ungkapan itu
dan tingkahku semakin menambah bebannya

Bunda...
kasihmu menyadarkanku
kasihmu melembutkanku
kasihmu menenangkanku
kasihmu kebutuhanku

Read more...

Segmentasi Pasar dan Analisis Demografi

0 komentar
Setelah saya membaca jurnal mengenai segmentasi pasar dan analisis demografi melalui www.academia.edu/5974286/JURNAL_2_segmentasi adapun beberapa hal singkat yang dapat saya bagikan bagi teman-teman sekalian. Mohon maaf apabila ada beberapa dari penjelasan yang akan saya berikan ini kurang tepat atau kurang jelas. Here we go!

Dari yang telah saya baca, yang dapat saya jelaskan mengenai segmentasi pasar adalah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk membedakan pasar sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, dan kemampuan konsumen dalam mengkonsumsi dimana kebutuhan masyarakat yang heterogen di ubah oleh perusahaan menjadi kebutuhan yang homogen. Perusahaan akan memikirkan bagaimana cara memasarkan produk, cara menarik perhatian konsumen, membedakan kelas pada konsumen dengan cara yang rapih, sehingga memungkin konsumen untuk mengkonsumsi produk yang di tawarkan oleh produsen (perusahaan).


 Hal tersebut sangat berhubungan dengan kepuasan konsumen, sebagai produsen sebuah perusahaan harus memikirkan konsumennya agar hubungan di antara keduanya dapat berjalan dengan baik. Di satu sisi perusahaan pun harus sudah memikirkan mengenai keuntungan maksimal yang mereka telah targetkan.

Selain itu perusahaan tidak hanya sekedar membedakan pasar menjadi beberapa segmen, mereka menyesuaikan konsumen berdasarkan usia, pendidikan, pekerjaan, bentuk keluarga, dan agama para konsumen. Dengan mengetahui segmentasi pasar, perusahaan akan dengan mudahnya memasuki pasar. Sehingga produsen dapat memuaskan kebutuhan konsumen, dengan begitu proses pemasaran dapat berjalan dengan baik.

                          http://imvina.files.wordpress.com/2011/09/segmentasi-pasar.jpg

Bagi saya perusahaan yang bijaksana adalah perusahaan yang dapat menyesuaikan kemampuan daya beli konsumen dengan harga produk serta kualitasnya. Semakin terpenuhi, maka daya saing pun akan semakin tinggi. 

Mungkin hanya itu yang bisa saya bagikan kepada teman-teman, sekali lagi mohon maaf apabila banyak kesalahan dalam artikel yang saya bagikan kali ini. Silahkan memberi masukan dan kritik yang ingin di sampaikan pada kolom komentar di bawah. Terimakasih, Tuhan memberkati. 

Read more...
Minggu, 05 Oktober 2014

Bertumbuh dan Berbuah

0 komentar


Bertumbuh Dan Berbuah
Ketika aku masih kecil aku sangat hobi bermain sepak bola dalam bentuk lapangan bola yang sederhana, yang baru aku ketahui ketika aku dewasa kalau permainan itu dinamakan permainan bola Futsal. Hampir setiap hari aku bersama dengan teman-temanku bermain Futsal, ketika hari mulai sore biasanya kami bermain di lapangan sekolah dasar di dekat tempat tinggal kami. Dan biasanya kami bertanding dengan anak kampung sebelah, jujur saja sebenernya aku tidak bisa bermain bola, aku hanya menyukainya karena pada zaman aku kecil ada kartun anime kesukaanku yaitu Kapten Tsubasa. Melalui kartun tersebut aku mulai terpesona dengan sepakbola.
Namun seiring berjalannya waktu aku mulai tidak menyukai bermain sepakbola karena aku memiliki keluarga yang cukup besar dimana orang tuaku memiliki 8 anak dan aku adalah anak ke 5 dimana kami yang semakin bertumbuh dewasa sedangkan kami hanya tinggal di rumah kontrakan yang kecil sehingga kami membutuhkan tempat tinggal yang semakin besar maka dari itu kamipun harus berpindah tempat tinggal, meski bukan pindah antar provinsi hal itu membuat aku harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, teman yang baru, dan kebiasaan yang baru sehingga aku tidak pernah bermain sepakbola kembali. Padahal dahulu aku bercita-cita ingin menjadi pelatih sepakbola dan entah karena hal-hal yang lain sehingga aku melupakan mimpiku tersebut.
Oh iya, sewaktu aku masih duduk disekolah dasar disekolahku ada salah satu pelajaran yang aku sangat sukai, pelajaran tersebut adalah seni tari. Aku sangat menyukai pelajaran ini karena ketika pelajaran ini dimulai kami akan melepas sepatu kami menaruhnya di bawah meja kami lalu kami berlari ke ruangan seni tari tersebut. Meskipun aku anak laki-laki ketika menari aku bisa bergerak sesuai dengan irama yang sedang dimainkan. Karena bakatku dalam menari aku terpilih menjadi salah satu perwakilan sekolahku untuk berlomba se Kecamatan untuk bertanding dengan sekolah dasar lain. Berkat latihan dan kerja keras sekolah kami mendapatkan juara 3 dan aku sangat senang karena apa yang kami lakukan berbuah hasil yang baik. Dan dimulai dari situ aku dan kelompokku mulai tampil di berbagai tempat. Sungguh pengalaman masa kecil yang indah bagiku.
Sekarang… aku, Adam Dennis seorang mahasiswa tingkat 3 dalam sebuah universitas swasta terkenal di negeriku Indonesia, meski aku lahir di Jakarta namun hal itu tidak membuatku untuk memilih kuliah di sana. Aku menjadi salah satu mahasiswa Universitas Gunadarma yang berada di Depok. Semenjak aku menjadi seorang mahasiswa aku sangat melihat perbedaan yang mencolok dimana ketika aku duduk di bangku SMA, dengan mudahnya aku mendapatkan peringkat kelas dalam 2 tahun berturut-turut, namun sekarang untuk mendapatkan nilai A sangatlah sulit. Dimulai dari sistem belajar yang sangat berbeda dengan sekolah dan juga waktu yang digunakan untuk belajar pun demikian.
Selain itu aku yang mempunyai kegiatan pelayanan di dalam Gereja membuatku harus mengatur waktu dengan teliti, karena berhubung gereja kami adalah gereja yang cukup besar di Indonesia dimana kebaktian ibadah yang dilakukan tidak hanya pada hari minggu, namun dari hari senin sampai hari minggu akan selalu ada kebaktian sehingga tak jarang aku harus melayani di dalam gereja pada tengah minggu.
Dalam gerejaku aku bergabung melayani dalam sebuah ministri terbawah namun terbesar komunitasnya, aku bergabung dalam sebuah ministri bernama Tiberias Choir. Seperti namanya seorang choir harus bernyanyi, namun dalam komunitas ini kami tidak hanya bernyanyi karena kami pun menari dan bersorak. Hal ini sangat berhubungan dengan diriku karena sejak kecil aku sangat menyukai menari. Dalam komunitas inipun aku diajarkan begitu banyak etika dan perilaku hidup, hal inilah yang mengubah pandangan hidupku dimana dahulu sebelum aku melayani Tuhan aku berpikir bahwa aku ini anak muda, berhubung aku anak muda lebih baik menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dan melakukan apapun yang aku suka. Ada sebuah anggapan bagi anak muda zaman sekarang bahwa kita adalah “Young, Free, and Wild” yang berarti kita adalah muda, bebas, dan liar. Memang benar aku ini muda dan bebas, namun yang perlu aku sadari adalah menjadi liar sangatlah tidak baik karena hal inilah yang akan merusak moral dan etika seorang anak muda dalam kehidupannya sehari-hari. Mau jadi apa bangsa ku ini jika anak mudanya hidup tidak beraturan, tidak mempunyai tujuan, tidak memiliki visi dan misi dalam kehidupannya.
Dalam Tiberias Choir aku dibentuk menjadi pribadi yang memiliki visi dan misi selama aku hidup. Aku ignin menjadi berkat bagi orang lain karena itulah buah dari pelayananku dimana aku bisa membuat orang lain melihat sesosok Pribadi yang besar dalam diriku, membuat orang lain merasakan kasih Tuhan melalui diriku, dan membuat orang lain mendengar pengajaran-Nya melalui perkataanku dalam memberi saran dan kritik kepada orang lain. Dan di komunitas inipun kami seperti layaknya sebuah keluarga, dimana aku bisa menemukan pribadi yang membuatku nyaman. Ketika aku dalam masalah aku dapat berbagi dengan mereka dan mereka dapat memberi masukan dan semangat kepadaku sehingga aku dapat meneruskan kehidupanku dengan harapan yang baru. Tiberias Choir, bagiku mereka adalah orang-orang terdekat yang aku miliki dan aku tidak akan pernah pergi dari komunitas ini hingga waktunya tiba.
Aku.. Adam Dennis, akan menjadi pribadi yang tak pernah henti bertumbuh menjadi pribadi yang segambar dan serupa dengan-Nya sehingga aku berbuah banyak dalam kehidupanku. TUHAN Yesus Kristus memberkati.
Read more...
Kamis, 23 Januari 2014

Glorious Ruins

0 komentar
Akhir-akhir ini saya hanya mendengarkan musik saja melalui gadget dengan menggunakan headset, baik di rumah, di jalan, di kampus, maupun ketika sedang tidak ada kegiatan. Dan salah satu lagu yang menyentuh saya adalah lagu yang dinyanyikan oleh Hillsong United yang berjudul Glorious Ruins, lagu ini sangat menyentuh hati saya karena lagu ini menggambarkan keadaan kita sebagai manusia yang menjalanin hidup dan memiliki banyak permasalahan yang seakan-akan tidak ada habisnya.

Berikut adalah lirik dari lagu Gloroius Ruins yang mungkin saudara pernah nyanyikan:


VERSE
When the mountains fall
And the tempest roars You are with me
When creation folds
Still my soul will soar on Your mercy

PRE-CHORUS
I'll walk through the fire
With my head lifted high
And my spirit revived in Your story
And I'll look to the cross
As my failure is lost
In the light of Your glorious grace

CHORUS
Let the ruins come to life
In the beauty of Your Name
Rising up from the ashes
God forever You reign

And my soul will find refuge
In the shadow of Your wings
I will love You forever
And forever I'll sing

VERSE
When the world caves in
Still my hope will cling to Your promise
Where my courage ends

Let my heart find strength in Your presence

Mungkin kata-kata yang akan saya katakan ini seakan-akan berlebihan, namun saya mengatakan ini dengan penuh kasih... "Apapun keadaan yang kita hadapi saat ini, apapun yang sedang kita rasakan saat ini, apapun kekhawatiran yang menyelimuti pikiran kita, jangan pernah takut untuk berharap, karena Tuhan selalu dan akan selalu bersama-sama dengan kita, dan Dia tidak akan pernah meninggalkan kita. Meskipun harus hidup susah.. memikirkan biaya ini-itu.. mungkin kita memiliki Hutang yang belum dapat kita lunasi, penyakit yang tidak kunjung sembuh, jangan kita berputus asa dan menyerah! Tuhan kita adalah Tuhan yang hidup dan mampu melakukan apapun untuk memenuhi kebutuhan kita.. namun satu yang Dia pinta dari kita, yaitu percaya.. percaya kepada-Nya sepenuh hati kita.. sampai kapan? sampai Dia menyatakan bahwa Segala Sesuatu Akan Indah Pada Waktu-Nya, sekian."
Read more...

Renungan Ku

0 komentar
Beberapa waktu yang lalu saya sempat membaca kotbah dari seorang Pendeta, saya sangat menyukainya karena apa yang beliau sampaikan sangat cocok dengan apa yang sedang saya rasakan saat ini, dan berikut adalah apa yang telah beliau sampaikan kepada jemaat Tuhan;

Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; Janji Tuhan adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya ( Mazmur 18 : 21 )

Mungkin sebagian dari kita ada yang sudah dengar mengenai cerita ilustrasi berikut ini:

Seekor keledai tua tercebur ke sumur kering sedalam lima meter, Pemiliknya  membiarkannya bahkan menimbuninya dengan tanah. Setiap kali keledai tua itu ditumbuni tanah, ia menggucangkan badanya sehingga tanah itu runtuh ke bawah. Tanah yang semakin banyak itu akhirnya menjadi pijakan keledai tua itu untuk naik ke bibir sumur kering tersebut. Keledai itu berhasil mengatasi masalahnya.
  
Sebagai umat manusia kita kadang-kadang mengalami betubi-tubi masalah dan hanya menyerah pada keadaan. Seharusnya kita menjadikan masalah itu sebagai pembelajaran hidup ini, Ada maksud apa Tuhan mengizinkan masalah ini terjadi?

Dengan melihat ilustrasi di atas kita dapat menarik kesimpulan yaitu keledai saja bisa mengatasi masalahnya, kenapa kita tidak ?
      
Tidak ada jalan yang lebih sempurna dari pada jalan Allah. Pada saat kita mengalami masalah, jalan-jalan hidup ini seakan-akan gelap, tertutup, tidak ada jalan keluarnya. Percayalah masih ada jalan bagi kita, 
Sekecil apa pun masalah kita Tuhan pasti menunjukkan jalan keluarnya.
        
Tidak ada janji yang sedemikian murni daripada janji Tuhan.Murni artinya tanpa ada motivasi terselubung di balik apa yang di ucapkan. Janji Tuhan tidak seperti janji manusia yang mudah berubah-ubah dan membuat orang kecewa. Pegang janji Tuhan dan nantikan apa yang difirmankan-Nya, semua akan digenapi-Nya.
        
Tidak ada perisai yang begitu melindungi kita selain perisai Tuhan.Dalam peperangan perisai menjadi alat yang ampuh karena melindungi bagian tubuh kita, Kita sudah dilengkapi dengan perisai iman, tetapi adakah kita mneggunakannya agar bertahan dalam pergumulan hidup ini. PDT. ANDREAS PR.


Seorang Kristen bisa menjadi seorang yang bodoh kalau tidak mengetahui bahwa masih ada jalan Tuhan untuk masalahnya. Semoga hal ini bermanfaat bagi kita semua, Tuhan memberkati
Read more...

Evaluasi Diri Menggunakan SWOT

0 komentar
Saya pernah membaca mengenai "Aktualisasi Diri" yaitu menilai diri kita dari berbagai hal. setahu saya ada dua cara untuk mengetahui aktualisasi diri yaitu melalui SWOT dan yang satu lagi saya tidak ingat.  Pada kesempatan kali ini saya akan mengevaluasi diri saya dengan menggunakan Analisa SWOT (STRENGTH-WEAKNESS-OPPORTUNITY-THREAT), check it out!

STRENGTH (Kekuatan)
Yang saya ketahui mengenai diri saya dalam kelebihan saya adalah, saya mampu untuk menahan diri saya ketika saya sedang emosi. Karena saya tahu segala sesuatu bila dilakukan dalam keadaan emosi tidak akan dapat berjalan dengan baik, jadi yang saya lakukan adalah menenangkan diri saya untuk berpikir, ketika kondisi emosi saya sudah stabil maka saya akan berpikir untuk melakukan tindakan-tindakan selanjutnya. Dan saya sangat mudah untuk berteman dengan siapa saja, meskipun ketika belum kenal saya hanya terlihat seperti orang pendiam.


Selanjutnya, kekuatan yang saya miliki adalah saya tidak mudah untuk berputus asa untuk mengerjakan segala sesuatu yang menurut diri saya, saya mampu untuk mengerjakannya, salah satu contoh yang paling terlihat adalah, ketika saya sudah mulai kuliah, saya sudah menyiapkan berbagai hal meskipun belum 100 persen. Saya mampu mengerjakan berbagai tugas yang telah diberikan oleh dosen kepada saya, mengapa saya dapat mengerjakannya? Karena logikanya seorang dosen tidak akan memberikan tugas-tugas yang melampaui kemampuan mahasiswanya.
Strength yang saya miliki bukanlah karena suatu kuat gagah saya sehingga saya dapat bertahan, ini semua berkat Tuhan yang tiada pernah berhenti didalam hidup saya. Dan saya akan selalu bersyukur kepada Tuhan karena sudah memberikan begitu banyak kekuatan kepada saya selama ini.


WEAKNESS (Kelemahan)
Kelemahan yang saya miliki adalah, terkadang bahkan sering sekali saya mudah berpikir untuk menyerah sebelum saya mencoba sesuatu hal yang menurut saya, saya tidak dapat melakukannya. Dan kelemahan yang saya miliki selanjutnya adalah saya mudah tergiur dengan sesuatu yang “lebih” dari apa yang telah saya miliki. Dan kelemahan yang saya adalah, ketika saya lemah dalam suatu bidang dan saya tidak mampu untuk melakukan hal tersebut, saya malas untuk mencoba dan belajar hal tersebut.

OPPORTUNITY (Kesempatan)
Bagi saya setiap peluang yang datang tidak dapat di sia-siakan, meskipun berdasarkan fakta yang saya miliki saya sering melewatkan peluang-peluang yang ada didepan saya. Namun diawal pertama saya kuliah ini, saya yakin masih banyak kesempatan-kesempatan yang akan saya terima di kemudian hari, dan saya yakin saya mampu untuk menggunakan setiap kesempatan yang ada. Karena saya yakin Tuhan akan selalu memberikan kesempatan kepada setiap orang yang berserah penuh kepadaNya.


Threat (Ancaman/Tantangan)
Bagi saya hidup ini adalah hidup ini adalah tantangan, dan saya yakin segala sesuatu yang terjadi merupakan atas izin Tuhan. Dan saya yakin Tuhan tidak akan memberikan tantangan yang melebihi dari kemampuan hidup kita.Tantangan yang akan saya hadapi dimulai saat ini adalah; bagaimana saya mengatur waktu 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu, dan lagi apakah saya dapat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen kepada saya dengan tepat waktu dan dengan hasil yang memuaskan. Apa yang akan saya lakukan ketika mempersiapkan skripsi, pekerjaan saya, dan kehidupan rumah tangga saya kelak, itu merupakan suatu tantangan hidup yang harus saya lakukan. Dan saya yakin, saya mampu menjalani hal itu bersama Tuhan, karena Tuhan tidak akan pernah meninggalkan saya kapanpun dan dimanapun.


sekiranya itu lah hal-hal yang bisa saya evaluasikan mengenai diri saya, selebihnya mungkin akan saya ketahui ketika saya sudah terjun langsung ke dalam dunia kerja, mengingat saya hanya seorang mahasiswa jadi untuk saat ini belum bisa mengevaluasi dengan keadaan yang sesungguhnya nanti. sekian.
Read more...
 
His Best! © 2014 | Designed By Blogger Templates