Advertise

Diberdayakan oleh Blogger.
Senin, 28 Januari 2013

Peranan Tuhan Dalam Hidup Kita

0 komentar

tuhan jesus1 Peranan Tuhan Dalam Hidup
Kisah Ini Terjadi Di Rusia. Seorang Ayah Yang Memiliki Putra Yang Berusia Kurang Lebih 5 Tahun, Memasukan Putranya Tersebut Kesekolah Musik Untuk Belajar Piano. Ia Rindu Melihat Anaknya Kelak Menjadi Seorang Pianis Yang Terkenal. Selang Beberapa Waktu Kemudian,Di Kota Tersebut Datang Seorang Pianis Yang Sangat Terkenal.
Karena Ketenarannya, Dalam Waktu Yang Sangat Singkat Tiket Konser Telah Terjual Habis. Sang Ayah Membeli 2 Buah Tiket Pertunjukan, Untuk Dirinya Dan Anaknya. Pada Hari Pertunjukan, Satu Jam Sebelum Konser Mulai, Kursi Telah Terisi Penuh, Sang Ayah Duduk Dan Putranya Tepat Berada Disampingnya. Seperti Layaknya Seorang Anak Kecil, Anak Inipun Tidak Bisa Betah Duduk Diam Terlalu Lama, Tanpa Pengetahuan Ayahnya, Ia Menyelinap Pergi.

Ketika Lampu Gedung Mulai Di Redupkan, Sang Ayah Terkejut Menyadari Bahwa Putranya Tidak Ada Disampingnya. Ia Lebih Terkejut Lagi Ketika Melihat Anaknya Berada Dekat Panggung Pertunjukan Dan Sedang Berjalan Menghampiri Piano Yang Akan Dimainkan Pianis Tersebut. Didorong Oleh Rasa Ingin Tahu, Tanpa Rasa Takut Anak Tersebut Duduk Di Depan Piano Dan Mulai Memainkan Sebuah Lagu, Lagu Yang Sederhana, Twinkle2 Little Star.
Operator Lampu Sorot, Yang Terkejut Mendengar Adanya Suara Piano Mengira Bahwa Konser Telah Dimulai Tanpa Aba2 Lebih Dahulu, Dan Ia Langsung Menyorotkan Lampunya Ke Arah Panggung. Seluruh Penonton Terkejut, Melihat Yang Berada Di Panggung Bukan Seorang Pianis, Tapi Hanyalah Seorang Anak Kecil. Sang Pianis Juga Terkejut, Bergegas Naik Keatas Panggung. Melihat Anak Tersebut, Sang Pianis Tidak Menjadi Marah, Ia Tersenyum Dan Berkata “Teruslah Bermain”, Dan Sang Anak Yang Mendapat Ijin, Meneruskan Permainannya.
Sang Pianis Lalu Duduk, Disamping Anak Itu, Dan Mulai Bermain Mengimbangi Permainan Anak Itu, Ia Mengisi Semua Kelemahan Permainan Anak Itu, Dan Akhirnya Tercipta Suatu Komposisi Permainan Yang Sangat Indah. Bahkan Mereka Seakan Menyatu Dalam Permainan Piano Tersebut.
Ketika Mereka Berdua Selesai, Seluruh Penonton Menyambut Dengan Meriah, Karangan Bunga Dilemparkan Ketengah Panggung. Sang Anak Jadi GR, Pikirnya “Gila, Baru Belajar Sebulan Saja Sudah Hebat!”. Ia Lupa Bahwa Yang Disoraki Oleh Penonton Adalah Sang Pianis Yang Duduk Di Sebelahnya, Mengisi Semua Kekurangannya Dan Menjadikan Permainannya Sempurna.
Teman2, Apa Implikasinya Dalam Hidup Kita??? Kadang Kita Bangga Akan Segala Rencana Hebat Yang Kita Buat, Perbuatan2 Besar Yang Telah Kita Lakukan, Tapi Kita Lupa…Bahwa Semua Itu Terjadi Karena TUHAN Ada Disamping Kita. Kita Adalah Anak Kecil Tadi, Tanpa Ada TUHAN Disamping Kita,KITA ADALAH SIA-SIA. Tapi Apabila TUHAN Ada Disamping Kita….Sesederhana Apapun Yang Kita Lakukan Hal Itu Akan Menjadi Hebat Dan Baik, Bukan Saja Buat Diri Kita Sendiri Tapi Juga Baik Bagi Orang Di Sekitar Kita.
Kiranya Kita Tidak Pernah Lupa Bahwa Ada TUHAN Disamping Kita. Amin.
“If GOD Fixes A Fix To Fix You, And You Fix A Fix Before You Are Fixed, Then HE Will Fix Another Fix To Fix You.”
God Bless You Forever….

sumber : renunganhidup.com
Read More : Peranan Tuhan Dalam Hidup - Renungan Kristiani | Renungan Hidup
Follow us: @rhrenunganhidup on Twitter | rhrenunganhidup on Facebook
Read more...

Pengacara Abadi dan Kekal

0 komentar
pengacara1 300x227 Renungan Pengacara Abadi Dan Kekal
Pengadilan

                                                
Saat Saya Melihat Sang Jaksa, Dia Melirik Ke Arah Saya Dan Tersenyum Licik. Saat Saya Melihat Sang Jaksa, Dia Melirik Ke Arah Saya Dan Tersenyum Licik,Menurut Saya Dia Adalah Orang Tersadis Yang Pernah Saya Lihat.
Saya Duduk Dan Menoleh Ke Sebelah Saya Dan Di Sana Duduk Pengacara Saya,
Seorang Yang Lembut Yang Sepertinya Pernah Saya Lihat.

Pintu Di Sudut Ruangan Terbuka Dan Keluarlah Hakim Dengan Pakaian Berjubah.
Dia Menjadikan Mata Saya Terfokus Padanya Begitu Besar Kharismanya.
Sesaat Setelah Ia Duduk; “Mari Kita Mulai”; KataNya.
Sang Jaksa Berdiri Dan Berkata, “Saya Bernama Satan Dan Saya Berada Di Sini
Untuk Menunjukkan Mengapa Terdakwa Ini Adalah Milik Dunia Saya Yaitu Neraka”.
Dia Meneruskan Perkataannya Dengan Mengatakan Semua Kebohongan Yang Pernah Saya Katakan; Barang Yang Saya Curi Di Masa Dulu; Dan Saat Saya Menipu Orang Lain.Saya Begitu Malu Sampai Sampai Saya Tidak Mampu Untuk Mengangkat Kepalasaya, Melihat Ke Pengacara Sayapun Saya Malu.
Satan Terus Mengatakan Kesalahan Kesalahan Saya .. Yang Kebanyakan Sudah Tidak Saya Ingat. Saat Satan Mengatakan Semuanya Itu … Sayapun Merasa Kesal Dan Sedih Terhadap Pengacara Saya Yang Hanya Diam Dan Tidak Mencoba Membela Saya.
Saya Berpikir Memang Semua Itu Benar Tapi Tidak Sedikit Juga Saya Berbuat
Baik Di Dunia Semasa Saya Hidup Dan Saya Pikir Semua Itu Bisa Dibandingkan
Dengan Kesalahan Saya Tersebut Ya Kira Kira Sebandinglah.
Satan Selesai Dengan Nafas Menggebu Dan Berkata :
“Orang Ini Milik Neraka, Dia Bersalah Atas Semua Yang Saya Katakan Dan
Tidak Ada Satu Orangpun Yang Dapat Mengambilnya Dariku”.
Kemudian Tiba Giliran Pengacara Saya, Pertama Dia Minta Untuk Diijinkan
Menghampiri Sang Hakim.
Hakim Mengijinkan Walau Sempat Disanggah Oleh Sang Satan.
Saat Pengacara Saya Berdiri Dan Mulai Menghampiri Sang Hakim;
Saat Dapat Melihat Dia Secara Utuh Penuh Dengan KemuliaanNya.
Saat Itu Saya Baru Tersadar Mengapa Dia Kelihatan Begitu Familiar …..
Dia Adalah Yesus, Tuhan Dan Rajaku…..
Dia Berhenti Pada Meja Hakim Dan Berbisik Padanya “Hallo Ayah”
Dan Berbalik Sambil Berkata ” Semua Yang Satan Katakan Adalah Benar Bahwa
Orang Ini Telah Berdosa,
Saya Tidak Akan Menyanggah Argument Tadi.
Dan Benar Upah Dosa Adalah Maut… Orang Ini Pantas Di Hukum !!!”.
Yesus Menarik Nafas Dalam-Dalam Dan Berbalik Menatap Hakim Dan Berkata
“Tetapi, Saya Telah Mati Di Kayu Salib Sehingga Orang Ini Beroleh Hidup
Yang Kekal Dan Dia Telah Menerima Saya Sebagai Penyelamatnya, Jadi Dia Adalah Milik-Ku”.
Tuhanku Melanjutkan KalimatNya” Namanya Tertulis Dalam Kitab Kehidupan Dan Tidak Ada Satu Orangpun Yang Dapat Mengambilnya DaripadaKu.
Satan Masih Saja Tidak Mengerti, Orang Ini Tidak Memerlukan Keadilan,
Melainkan Belas Kasihlah Yang Ia Perlukan”.
Yesus Duduk Lalu Berkata ” Tidak Ada Hal Lain Yang Perlu Dilakukan Semuanya
Telah Aku Selesaikan”.
Sang Hakim Lalu Mengangkat Palunya Dan Blammmmmm; Lalu Terdengar
Dia Berkata “Orang Ini Bebas Dari Segala Tuduhan Karena Ia Telah Dibayarkan
Penuh, Kasus Ditutup !!!!”.
Saat Yesus Menggandeng Tangan Saya, Sempat Terdengar Satan Menggerutu
“Saya Tidak Akan Berhenti, Saya Akan Menang Lain Kali”.
Lalu Saya Memberanikan Diri Bertanya Pada Yesus;
“Bapa Pernah Kah Engkau Kalah Dalam Kasus Seperti Ini ???”.
Yesus Tersenyum Dan Berkata “Semua Yang Datang KepadaKu Dan Minta Aku Untuk
Mewakili Mereka Telah Menerima Hasil Yang Sama Seperti Kasusmu Ini….
Semua Telah Dibayarkan Penuh !!!”.
Yohanes 14:6
“Kata Yesus Kepadanya: “Akulah Jalan Dan Kebenaran Dan Hidup. Tidak Ada Seorangpun Yang Datang Kepada Bapa, Kalau Tidak Melalui Aku”

sumber : renunganhidup.com
Read More : Renungan Pengacara Abadi Dan Kekal - Renungan Iman | Renungan Hidup
Follow us: @rhrenunganhidup on Twitter | rhrenunganhidup on Facebook
Read more...
 
His Best! © 2014 | Designed By Blogger Templates