Advertise

Diberdayakan oleh Blogger.
Selasa, 29 Desember 2015

Tugas Etika Bisnis Ke - 2

0 komentar
Judul                : Korupsi dan Etka Bisnis
Penulis Artikel : Handy Leonardo
Tahun               : 2012
Kesimpulan      :

Dengan bertambah banyaknya kasus-kasus yang sering terjadi akhir-akihr ini, membuat kita menyadari bahwa dibutuhkan etika bisnis di dalam kegiatan dalam berbisnis. Karena di dalam korupsi tidak mengenal hal itu kecil ataupun besar. Oleh karena itu eika bisnis sebagai bentuk dari norma dan etika dalam berbisnis harus lebih diperhatikan kembali.
Karena banyak di antara kita yang hanya pandai dalam menyusun bisnis, dan merencanakannya. Pada kenyataannya tidak sedikit dari kita yang gagal dalam mengontrol jalannya suatu bisnis. Sehingga sering terjadi sogok menyogok atau suap-menyuap di dalam suatu transaksi bisnis dengan tujuan untuk mempermudah akses tersebut, sehingga akan menguntungkan suatu pihak saja. Sehingga dapat terjadi perilaku yang tidak baik yaitu korupsi.
Etika Bisnis harus lebih diperhatikan lagi agar tidak terjadinya korupsi yang dapat merugikan orang lain dalam sebuah bisnis.

Sumber Artikel : http://handyleonardoetikabisnis.blogspot.co.id/2012/09/korupsi-dan-etika-bisnis.html
Read more...

Tugas Etika Bisnis Pertama

0 komentar
Judul                : KONSEP TEORI DAN TINJAUAN KASUS ETIKA BISNIS PT
DIRGANTARA INDONESIA (1960-2007)
Peneliti             : Mahendra Adhi Nugroho
Tahun               : 2012
Variabel           : Etika bisnis, Penerapan Etika, PT DI
Kesimpulan      :
Konsep  teori  etika  merupakan  suatu konsep  ideal  yang  dapat  diterapkan  dalam suatu organisasi bisnis. Dalam penerapannya sering terjadi hambatan dan rintangan. Suatu organisasi harus segera mengambil sebuah keputusan di tengah keadaan yang cukup dilemma, meskipun konsep Stake Holder bisa saja berbenturan dengan konsep etika yang sudah ada. Keputusan yang telah diambil harus dapat mengakomodir semua kepentingan Stake Holder dan sekaligus dengan etika bisnis yang ada. Dari pembahasan-pembahasan tersebut dapat dipastikan bahwa akan selalu ada dilema etis di dalam setiap pengambilan keputusan pada sebuah perusahaan. Solusi dari pengmbilan keputusan yang baik dan etis yaitu terletak pada seseorang yang menentukan keputusan tersebut. Karena individu merupakan peran utama dalam mengambil keputusan. Di sini peran motive seorang pengambil keputusan sangat menentukan langkah selanjutnya dalam sebuah perusahaan, karena peran motive dapat menjadi penggerak perusahaan untuk mengambil keputusan yang etis. Individu dalam pengambil keputusan dapat dibayangkan sebagai satu warna, maka bila ada banyak sekumpulan individu dalam sebuah perusahaan akan menjadikan sebuah organisasi banyak warna.


Read more...
 
His Best! © 2014 | Designed By Blogger Templates