Advertise

Diberdayakan oleh Blogger.
Kamis, 06 Desember 2012

Manusia dan Harapan

0 komentar
Saya memiliki banyak harapan, anda memiliki banyak harapan, dan setiap orang pasti memiliki banyak harapan. Apakah harapan yang anda inginkan untuk saat ini? untuk esok, lusa, bulan ini, dan tahun ini? Begitu banyak harapan yang kita inginkan, dan begitu banyak cara yang kita lakukan untuk mencapai harapan tersebut. Harapan saya adalah saya berharap saya bisa lulus kuliah dengan tepat waktu bahkan kurang dari waktu yang telah ditentukan, dan bagaimana cara saya untuk memenuhi harapan saya tersebut? Yang harus saya lakukan adalah saya harus bekerja keras dalam perkuliahan yang saya ambil disertai dengan doa kepada Tuhan. Dan harus bisa membagi waktu dengan sebaik-baiknya, sehingga saya tidak kerepotan ketika suatu waktu ada kegiatan perkuliahan yang saya ikuti dengan kegiatan di luar perkuliahan saya, dan saya yakin dan percaya ketika saya telah berusaha dan berdoa maka Tuhan akan memperhitungkan usaha dan kerja keras saya. Itu adalah satu dari sekian banyak harapan yang saya harapkan, bagaimana dengan salah satu harapan anda?

Sebuah Harapan Kecil
                                       
Pernahkan anda merasa bahwa harapan yang anda harapkan tidak kunjung hadir? Padahal anda sudah bekerja keras dengan sebaik mungkin, dan sudah melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkannya. Terkadang kita sebagai manusia hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri, kita lupa bahwa kita membutuhkan orang lain untuk membantu kita demi mencapai sebuah harapan yang kita inginkan. Dan seringkali kita lupa berdoa dan memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga apapun yang kita kerjakan tidak diizinkan oleh Tuhan.

Berdoa
                                               


Sebagai manusia yang memiliki akal, hati dan pikiran maka kita harus yakin dan percaya bahwa Tuhan selalu setia di dalam kehidupan kita karena itu adalah kebenaran yang harus kita miliki di dalam kehidupan ini. Ketika kita sudah berusaha semaksimal mungkin dan kita mau berdoa kepada Sang Pencipta dan mau berserah penuh kepada Tuhan, maka apapun pekerjaan yang kita lakukan pasti akan Tuhan buat berhasil. Percayalah bahwa tangan Tuhan cukup panjang untuk membantu kita dalam menghadapi hidup untuk mencapai segala harapan yang kita inginkan di hidup kita, sekian,
Read more...
Senin, 26 November 2012

Manusia dan Kegelisahan

0 komentar
Pernahkan anda merasa gelisah karena sesuatu yang anda cemaskan? Anda pasti tidak dapat tenang jika perasaan gelisah ini tidak kunjung berakhir, karena perasaan ini sungguh mengganggu anda baik pikiran maupun kondisi jiwa anda. Mengapa manusia dapat merasakan kegelisahan? Manusia dapat merasakan gelisah karena mereka memiliki jiwa, hati, dan perasaan yang membuat mereka dapat merasakan berbagai macam perasaan termasuk perasaan gelisah. Lalau, apa yang harus kita lakukan ketika kita merasakan gelisah? Jawaban yang akan kita terima yaitu kita harus menenangkan segala kontrol dalam diri kita, yang terutama adalah hati dan pikiran, karena ketika kedua unsur ini telah tenang, maka segala sesuatu dapat kita kendalikan dengan baik dan benar.

Saya seringkali merasakan gelisah ketika saya tahu hal-hal yang tidak saya inginkan akan terjadi, atau ketika saya sedang memikirkan sesuatu yang mengganggu pikiran saya, karena saya takut hal-hal yang saya khawatirkan terjadi. Yang sering terjadi dalam diri saya adalah ketika saya merasa kesepian dan tidak ada seorang pun yang memperhatikan saya, maka perasaan gelisah ini akan hadir dan membuat saya sedih. Dan efek samping yang saya terima adalah saya sulit untuk melakukan berbagai aktivitas yang harus saya kerjakan karena perasaan gelisah ini terus-menerus menekan perasaan saya.

Stress termasuk dalam perasaan Gelisah
                                                   

Biasanya perasaan gelisah ini terjadi ketika banyak pekerjaan dan tuntutan dari berbagai pihak, sehingga hal ini menekan dan membebani saya, dan ketika saya merasa bahwa hal ini sungguh berat dan sulit untuk dikerjakan, maka timbul lah perasaan gelisah itu, sehingga membuat saya merasa bahwa saya tidak akan sanggup untuk mengerjakan hal itu. Dan memang perasaan gelisah ini sangat tidak nyaman untuk dirasakan.


Gelisah
                                                

Apabila saya merasa gelisah sering kali saya berdoa kepada Tuhan agar saya diberikan ketenangan dalam hati dan pikiran saya, jika keduanya telah tenang maka saya akan mencoba untuk melakukan aktivitas saya kembali. Dan memang hal ini lah yang harus kita lakukan ketika kita merasa tidak sanggup untuk melakukan apapun kita harus berserah diri kepada Sang Pencipta melalui berdoa, saya yakin dan percaya bahwa Tuhan pasti akan membantu kita dalam segala hal. Tuhan memberkati.
Read more...
Senin, 19 November 2012

Manusia dan Tanggung Jawab

0 komentar
Setiap manusia pasti memiliki tanggung jawabnya masing-masing, apalagi bagi mereka yang telah beranjak dewasa dan sudah masuk dalam dunia pendidikan serta pekerjaan. Seorang pemerintah memiliki tanggung jawab kepada pemerintahan dan masyarakatnya, masyarakat bertanggung jawab atas kehidupannya bagi negara, seorang orang tua memiliki tanggung jawab kepada keluarganya, setiap siswa atau mahasiswa memiliki tanggung jawab terhadap tugas dan pendidikannya. Lalu bagaimana dengan tanggung jawab kita? sudahkah kita melakukannya? bagaimana dengan hasilnya? apakah memuaskan? atau bahkan mengecewakan? hasil dari tanggung jawab  merupakan usaha yang sudah kita lakukan dengan kerja keras kita, dan apapun hasilnya kita harus berlapang dada dan menerima kenyataan.

Dalam kehidupan ini, apapun kegiatan yang kita lakukan akan memiliki tanggung jawab masing-masing, karena setiap perilaku kita membuahkan hasil yang akan kita terima di masa yang akan datang. Manusia sudah di kodratkan untuk dibebani dengan tanggung jawab, dimulai dari tanggung jawab atas dirinya serta tanggung jawab terhadap berbagai hal yang akan ia alami nantinya. Seringkali kita sebagai manusia merasa terbebani dengan tanggung jawab yang kita miliki, karena begitu banyak hal-hal yang harus kita lakukan apalagi bagi kita yang sudah terjun ke dalam dunia kerja, kita dituntut untuk tampil maksimal dan bekerja dengan keras. Begitu banyak pengorbanan yang kita alami, dimulai dari korban tenaga, korban waktu, korban perasaan yang memeras begitu banyak tenaga.

Pernahkan kita melihat anak-anak yang terlantar di pinggir jalan? apa yang terlintas di dalam benak kita? pasti kita akan merasa iba dan simpati terhadap anak-anak tersebut, dan seringkali kita berpikir bahwa orang tuanya tidak mampu bertanggung jawab atasnya, pemerintah tidak bertanggung jawab terhadap rakyat miskin dan sebagainya. Sesungguhnya bila kita sadar, anak-anak yang terlantar dipinggir jalan tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama untuk saling membantu dan saling menolong, semakin besar kesadaran kita akan sesama, maka akan semakin besar rasa tanggung jawab kita terhadap anak-anak yang terlantar tersebut.



Semakin kita terbebani dengan tanggung jawab, maka kita akan semakin kerja keras dalam menjalani hidup ini, karena hidup kita tidak hanya untuk melakukan tanggung jawab, hidup kita juga harus melakukan hal-hal yang kita inginkan seperti bermain dengan keluarga, refreshing dengan berlibur bersama-sama dengan orang yang kita kasihi. Sebagai manusia yang diberikan pikiran oleh Tuhan, kita harus menjalani hidup ini dengan stabil dan benar, kita tidak boleh hanya terfokus dengan satu hal, sebagai contoh yaitu seorang pekerja kantor yang sangat dibebani oleh tugas-tugas kantor, maka yang ia fokuskan dan yang dia pikirkan adalah bagaimana cara untuk menyelesaikan tugas tersebut. Namun bagaimana dengan kehidupannya di dalam keluarga? apakah pekerja tersebut dapat membagi waktu yang baik antara pekerjaan dengan keluarga? sebagai orang yang berintelektual kita harus bisa membagi waktu kita dengan baik, sehingga apapun tanggung jawab yang kita lakukan setara dengan pengorbanan yang kita berikan bagi tanggung jawab tersebut.
Read more...

Manusia dan Pandangan Hidup

0 komentar
Apa pandangan hidup anda di dalam kehidupan ini? bagaimana cara anda dalam menjalankan pandangan hidup anda? apakah menurut anda pandangan hidup anda sudah benar? bagaimana cara anda mempertahankan pandangan hidup anda?. Demikianlah pertanyaan-pertanyaan yang dapat saya lontarkan kepada anda mengenai artikel saya kali ini, mengapa saya bertanya demikian? jawabannya adalah karena setiap orang memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda. Hal ini lah yang membuat kita berbeda dengan mereka, pandangan hidup orang-orang yang tinggal di Indonesia pasti berbeda dengan pandangan hidup dengan orang yang tinggal di Australia. Karena jika pandangan hidup kita sama, maka setiap tradisi, kebiasaan tingkah laku, pola hidup, dan pola pikir kita pasti akan sama antara satu dengan yang lainnya.

Bagi kita yang masih muda, pasti banyak yang berpikir bahwa hidup ini hanya sementara oleh karena itu hidup ini harus kita nikmati selagi kita masih muda dan bebas beraktivitas, dan mungkin juga bagi para orang tua banyak yang berpikir bahwa hidup ini begitu cepat berlalu, rasanya seperti baru kemarin kita lahir namun hari ini kita sudah menjadi orang tua dan mulai renta. Banyak orang yang berpikir bahwa hidup ini adalah anugerah yang tidak boleh kita sia-siakan dan harus kita manfaatkan sebaik mungkin, sehingga apapun yang kita lakukan tidak boleh gagal dan tidak menguntungkan. Ada juga yang berpikir bahwa hidup ini tiada artinya, apapun yang kita lakukan hanyalah perbuatan yang sementara dan pada akhirnya kita akan meninggalkan hidup ini tanpa membawa suatu apapun.

Hidup adalah perjalanan
Bagi saya hidup kita pasti memiliki maksud dan tujuan, karena tidak mungkin kalau Tuhan menciptakan suatu makhluk tanpa maksud dan tujuan. Hidup kita pasti memiliki makna dan memiliki gol yang harus kita raih di masa yang akan mendatang, oleh karena itu setiap dari kita pasti memiliki talenta yang telah Tuhan berikan kepada kita untuk kita kembangkan dan akan kita gunakan untuk mempermuliakan Tuhan semesta alam, karena Tuhan menciptakan manusia untuk beribadah. Segala sesuatu perilaku dan tindakan manusia yang bersifat positive dapat kita sebut sebagai ibadah, asalkan tindakan positive tersebut dilandaskan kepada Tuhan Sang Pecinpta.

Hidup adalah Tujuan
Sekarang yang kita pertanyakan adalah bagaimana dengan pandangan hidup orang-orang disekitar kita? apakah mereka memiliki pandangan hidup yang sama dengan kita? apa reaksi kita apabila mengetahui bahwa pandangan hidup kita sama dengan orang lain?  Apakah pandangan hidup kita memiliki sisi positive yang besar, yang dapat merubah pola pikir seseorang yang tidak baik menjadi baik bahkan lebih baik? Tanyakanlah hal tersebut kepada diri kita, karena yang mengetahui diri kita adalah diri kita sendiri. Sekian yang dapat saya sampaikan mengenai pandangan hidup, apabila ada hal yang kurang berkenan, saya mohon maaf dan komentarnya, terimakasih.
Read more...
Jumat, 09 November 2012

Manusia dan Keadilan

0 komentar
Berbicara mengenai manusia dan keadilan, sering kali kita berpikir bahwa keadilan itu sangat penting bahkan keadilan sangat dibutuhkan oleh sebuah negara maupun sistem kepemimpinannya. Karena dengan adanya keadilan disuatu negara, hubungan antara rakyat dengan pemimpin, serta hubungan seseorang dengan yang lainnya akan terasa seimbang dan adil, tanpa harus berpikir bahwa seseorang lebih diutamakan dengan seseorang yang lainnya. Dan dengan adanya keadilan hidup kita sebagai makhluk individu akan saling memahami satu dengan yang lainnya, karena kita akan berpikir bahwa keadaan kita dengan orang lain merupakan suatu hal yang sama tanpa adanya berat sepihak. Memang sulit untuk kita mengerti keadilan yang kita butuhkan itu seperti apa, karena diri kita masih mementingkan ego kita masing-masing.

Lambang Keadilan

Kita sebagai manusia sering berpikir bahwa hidup ini tidak adil, dan sering kali kita bertanya kepada Tuhan, "Tuhan, mengapa hidup ku tidak sebaik dia? mengapa aku tidak seberuntung dia? mengapa Engkau tega terhadap ku?", hal itu memang wajar karena kita ingin suatu jawaban yang pasti akan kehidupan ini. Yang dapat saya sampaikan adalah Tuhan tidak pernah tega membiar kita menderita, Tuhan MahaAdil, Dia tahu permasalahan kita, yang Ia mau hanyalah; kita datang kepada-Nya berdoa dengan sungguh-sungguh, dan saya yakin dan percaya bahwa Ia akan menjawab setiap doa-doa yang telah kita ungkapkan kepada-Nya.

Lalu bagaimana dengan keadilan yang ada di Indonesia? apakah kita sudah merasakan suatu keadilan yang benar-benar nyata? saya rasa masih belum, Indonesia masih jauh dari kata "Keadilan" mengapa? karena bila kita lihat hukum di Indonesia pada saat ini, keadilan yang kita harapkan dapat terjadi dalam kehidupan kita ternyata sulit untuk menjadi kenyataan, karena "Keadilan" yang kita harapkan dapat di beli dengan uang. Saat ini manusia sudah di butakan oleh kekayaan dan harta, dengan uang segalanya dapat dibeli, dengan uang yang benar bisa menjadi salah dan yang salah bisa menjadi benar. Dan pada saat ini itulah yang terjadi di dalam keadilan di Indonesia, orang-orang yang melakukan pencurian kecil dihukum bisa sampai belasan tahun sedangkan orang-orang yang melakukan pencurian besar yang sering kita kenal dengan Koruptor,  sebelum menerima hukuman mereka di lindungi oleh pihak-pihak yang seharusnya menangkapnya, bahkan ketika mereka sudah tertangkap pun mereka masih bisa memberi suap kepada pihak-pihak tertentu sehingga membuat mereka di hukum tidak sampai 5 tahun.

Tikus-Tikus Negara


Bila kita melihat Indonesia yang demikian tentunya kita merasa sedih, karena Indonesia yang kita bangga-banggakan dan yang kita cintai memiliki racun yang tersembunyi di dalamnya. Tentunya kita menginginkan suatu pemimpin yang tegas dan mau mengambil tindakan hukum bagi tikus-tikus yang memakan uang negara ini. Saya hanya bisa menyampaikan beberapa hal yakni; apabila kita ingin suatu perubahan yang membawa suatu keadilan dalam hidup kita terutama bagi Indonesia ini, mulailah dengan merubah pola pikir dan sikap kita terhadap diri sendiri, keluarga, serta lingkungan kita. Karena dengan perubahan kecil yang kita lakukan semakin lama dapat memberi dampak yang besar bagi kehidupan kita kelak, terutama bagi keadilan di dalam kehidupan manusia. Bila kita cinta Indonesia jangan hanya manis di bibir saja, jadilah pelaku-pelaku yang memberi dampak besar bagi Indonesia, karena Indonesia adalah negara yang besar dan mampu untuk menjadi bangsa yang memberi dampak baik bagi seluruh dunia.

Indonesia bagi Dunia



Read more...
Senin, 29 Oktober 2012

Manusia dan Penderitaan

0 komentar
Setiap manusia pasti pernah merasakan penderitaan, tidak ada satu pun di dunia ini yang tidak mengalami penderitaan baik penderitaan yang berat maupun yang ringan. Ketika manusia merasakan suatu penderitaan maka mereka akan merasa sedih dan kecewa terhadap apa yang mereka rasakan. Selama kita hidup sudah banyak sekali penderitaan yang telah kita rasakan, dan saya yakin apabila kita melewati setiap penderitaan dengan hati yang ikhlas dan tegar maka hal itu akan membuat kita kuat dan tahan banting terhadap setiap pendeeritaan yang menanti di depan sana. Saya yakin dan percaya bahwa Tuhan akan mengizinkan setiap penderitaan yang kita alami tidak akan melampaui dari kemampuan kita dalam menghadapi penderitaan tersebut. Karena setiap hal yang Ia lakukan akan mendatangkan kebaikan bagi kita yang percaya kepadaNya setiap waktu.

Setiap penderitaan pasti akan memberikan efek samping kepada seseorang yang mengalaminya, dapat dipastikan seseorang tersebut akan mengalami perubahan sifat, prilaku, cara berbicara dan sebagainya. Hal ini tergantung dari kita menanggapi setiap penderitaan yang kita alami, apabila kita berserah penuh kepada Tuhan dan berharap yang terbaik kepadaNya maka dapat dipastikan bahwa setiap penderitaan yang diizinkanNya adalah suatu tahapan demi tahapan untuk kita dapat mengerti dan memahami rencana kehidupan yang telah Ia sediakan bagi kita di masa yang akan datang, dan masa itu merupakan masa yang indah dan penuh harapan. Namun apabila kita tidak mengerti apa rencanaNya dibalik setiap penderitaan yang kita alami, saya yakin kita akan menjadi orang yang mudah putus asa, mudah menyerah, dan tidak mau berusaha bahkan kita akan menjadi pribadi yang mudah bersungut-sungut kepada penderitaan yang kita hadapi dan bertanya-tanya "mengapa hal ini harus terjadi? mengapa ya Tuhan? apa Kau sudah tidak menyayangi aku lagi?" dan akan selalu bertanya mengapa begini, mengapa begitu.

Perasaan Sedih
Yang harus kita sadari adalah Tuhan tidak pernah tinggal diam ketika kita sedang mengalami penderitaan, Dia akan selalu hadir untuk menolong kita. Namun jarang sekali kita mau datang kepadaNya untuk berdoa dan meminta pertolonganNya dengan sepenuh hati. Yang terpikit oleh kita adalah bagaimana cara kita menghadapi penderitaan ini? penderitaan ini terlalu besar untuk kita, penderitaan ini tak dapat kita lalaui. Jika kita berpikir seperti tentu penderitaan kita tidak akan berakhir, justru kita akan jatuh ke dalam kesedihan yang terlalu larut, kita tidak dapat melalui penderitaan ini dengan sendiri, kita butuh Tuhan untuk meolong kita. Dan janganlah kita berpikir bahwa hanya diri kita saja yang menderita, hanya kita saja yang bernasib sial, kita salah, kita harus melihat di sekeliling kita dan berpikir bahwa masih banyak orang diluar sana yang mengalami penderitaan yang jauh lebih berat dari kita.

Seorang anak yang kelaparan

Terakhir yang dapat saya sampaikan mengenai Manusia dan Penderitaan adalah, kita tidak hidup sendiri, ketahuilah bahwa masih banyak yang harus kita lakukan dari pada berpikir kapan penderitaan ini akan berakhir. Dan di setiap penderitaan yang kita alami pasti ada sebuah hikmah besar yang tersembunyi. Mulai dari sekarang janganlah kita berkata kepada Tuhan, " Tuhan, tolong aku! penderitaanku terlalu besar dan aku tidak dapat menyelesaikannya sendiri." , Jika kita berkata demikian, maka kita adalah orang yang bodoh, karena tanpa Tuhan kita tidak dapat melakukan apa-apa, namun berkatalah demikian, "Hai penderitaan! sebesar apapun kau ada di dalam hidupku, Tuhan yang aku miliki dan aku percayai jauh lebih besar dari mu!". Demikian yang dapat saya sampaikan, apabila ada kesalahan mohon dimaafkan karena saya masih baru dalam dunia blog. God bless us!

Tidak Pernah Menyerah

Read more...
Kamis, 25 Oktober 2012

Manusia dan Keindahan

0 komentar
Manusia dan keindahan adalah suatu hal yang tidak dapat kita hindari, karena manusia dapat menciptakan keindahan dari seni yang mereka ciptakan. Keindahan bukan hanya mengenai pemandangan suatu daerah yang dapat kita lihat, tetapi keindahan juga dapat kita rasakan apabila kita meresapi setiap moment dalam hidup ini dan mengucap syukur kepada Tuhan atas berkat dan rahmatNya yang telah Ia sediakan bagi kita. Keindahan sering kita alami setiap hari, bila kita melihat seseorang melakukan kebaikan maka kita dapat merasakan keindahan hidup. Dan masih banyak lagi keindahan - keindahan yang dapat kita jumpai di dalam kehidupan kita, apabila kita mau merasakan dan menghayatinya.

Manusia sering kali menyampingkan suatu keindahan, karena mereka hanya fokus kepada kepentingan pribadi mereka masing-masing dan tanpa mereka sadari, sudah begitu banyak keindahan yang mereka lewati. Dan seringkali kita merasa lelah dengan rutinitas yang kita lakukan, dan ingin merasakan keindahan tersebut. Saya akan menceritakan sedikit sebuah ilustrasi mengenai keindahan; "Pada suatu hari ditepi pantai diadakan sebuah kompetisi memancing, dan ada 3 orang yang mengikuti kompetisi itu. Dan pada saat kompetisi dimulai, mereka menaiki suatu kapal boot yang cukup besar, dan melajulaj kapal tersebut mengarungi lautan. Peserta pertama sangat berasumsi untuk menjadi pemenang, sehingga ia terus berusaha memancing dengan sekuat tenaga, dan alhasi dia berhasil mendapatkan ikan-ikan yang berukuran besar, dan pada peserta kedua, dia selalu berusahan mencari tempat memancing yang nyaman dan aman, sehingga ia hanya mendapatkan beberapa ikan yang sedang dan tidak sebanyak peserta pertama, namun ada yang membedakan dari peserta ketiga, dia nampak tidak sedang memancing melainkan ia sibuk mengabadikan moment tersebut sambil sekali-kali memancing, dan pada akhir waktu kompetisi mancing tersebut ia hanya mendapatkan sebuah ian saja. Pemenang sudah dipastikan diraih oleh peserta pertama yang bersungguh-sungguh untuk memenangkan kompetisi tersebut disusul peserta kedua dan yang terakhir peserta ketiga. Namun nampaknya peserta ketiga sangat senang, ketika ditanya mengapa dia menjawab , "pada saat kompetisi berlangsung, saya terkagum dengan pemandangan laut yang sangat indah dan menakjubkan, dan saya tidak mau melewati keindahan dari pemandangan tersebut".


Keindahan Pantai


Disinilah dapat kita terkan bahwa hidup kita sama seperti para kompetetor tersebut dalam mengikuti kompetisi tersebut, seringkali kita sibuk dengan rutinitas dan tugas-tugas yang kita dapat baik dari kantor maupun tugas dari kuliah, sehingga kita melewati banyak keindahan-keindahan yang ada disekitar kita. Dan kita pun selalu mencari kenyamanan hidup kita dan tidak peduli dengan segala hal yang kita alami, "yang penting hidupku aman dan nyaman". Namun apabila kita mau meresapi dan menikmati setiap moment yang ada, kita akan seperti peserta ketiga yang mengabadikan keindahan yang ia rasakan pada saat itu.


Keindahan alam dapat kita rasakan apabila kita mau keluar dari kota yang hiruk pikuk ini, sebagai contoh apabila kita ingin menikmati keindahan pegunungan maka kita harus keluar dari Jakarta ini dan kita pergi ke daerah pegunungan seperti pegunungan di Bandung. Disana kita dapat merasakan keindahan dengan sangat jelas, ditambah dengan suasana yang sunyi, tepat sekali untuk menghilangkan rasa penat dalam menjalankan tugas-tugas pribadi kita. Dan pada saat moment itu lah kita akan membesarkan nama Tuhan ketika kita takjub akan ciptaanNya yang Agung dan Besar.


Keindahan Alam di suatu daerah Puncak



Read more...
Kamis, 18 Oktober 2012

Manusia dan Cinta Kasih

0 komentar
Setiap manusia pasti membutuhkan cinta kasih, karena dengan adanya cinta dan kasih sayang maka hidup kita akan lebih berwarna. Menurut saya seseorang yang hidup dengan cinta dan kasih sayang, orang tersebut adalah orang yang paling berbahagia di dunia ini, mengapa? karena, meskipun hidup seorang yang kaya raya dan memiliki segalanya, dia pasti akan sangat membutuhkan perhatian, dan perhatian tersebut akan ia peroleh dari orang yang memberikannya cinta dan kasih sayang. Karena sejak kita dilahirkan kita membutuhkan kasih sayang dari keluarga, begitu kita sudah tumbuh besar maka kita akan membutuhkan kasih sayang dari orang yang kita sukai. Dari rasa suka tersebut maka akan timbul rasa cinta dari hati kita, dan begitu rasa itu kita utarakan dengan niat yang baik dan benar, maka perasaan itu akan tinggal di dalam hati kita selamanya. Itulah yang membuat kita nyaman bila kita telah cukup menerima rasa cinta dan kasih sayang dari orang lain, terlebih dari orang-orang disekitar kita yang kita kasihi.

Kasih sayang dari keluarga

Bila kita memperhatikan seseorang yang hidupnya seperti orang yang kesepian, mungkin hal tersebut dikarenakan ia membutuhkan rasa kasih sayang dari orang lain terutama dari pihak keluarga. Bila dari pihak keluarga tidak dapat memenuhi kebutuhan rasa kasih sayang kepada salah satu anggota keluarganya, maka dapat dipastikan anggota keluarga tersebut akan mencari rasa kasih sayang tersebut diluar dari keluarganya. Ia akan melakukan apa saja untuk mendapatkan rasa kasih sayang dari seseorang yang ia sukai, ketika ia sudah mendapatkan rasa kasih sayang tersebut dan ia merasa sudah cukup, maka ia akan meninggalkan keluarganya, dan hidup semaunya saja. Dan hal ini dapat merusak kehidupannya, apa lagi ketika ia menyukai seseorang yang hanya mempermainkannya, ketika orang ini sudah memberikan segala sesuatu yang telah ia miliki dan kekasih yang ia sayangi pergi meninggalkannya dan tidak bertanggung jawab, maka hal ini akan menimbulkan rasa sakit di dalam hatinya, dan bila ia tidak mampu mengendalikan emosinya, saya yakin ia akan segera mengakhiri kehidupannya.

Banyak kejadian yang terjadi bila seseorang tidak mendapatkan kasih sayang, hal ini bisa membuatnya kesepian, kecewa, tertekan, merasa hidupnya tidak berguna, dan akan membuatnya merasa bahwa ia tidak di inginkan oleh siapapun. Sebagai manusia yang memiliki hati dan perasaan, kita harus mampu memberikan rasa kasih sayang kepada keluarga dan orang-orang yang membutuhkannya. Saya pribadi juga sangat membutuhkan rasa cinta dan kasih sayang, karena dengan kedua hal tersebut membuat saya mengerti bahwa hidup kita akan sangat indah bila kita mau saling menyayangi dan saling mengasihi.

Sama halnya seperti Tuhan yang selalu mengasihi umatnya, Ia tidak akan pernah membiarkan setiap orang merasa kesepian. Tuhan akan selalu setia menemani kehidupan kita, Dia akan mendengarkan setiap keluh kesah kita, Dia akan memberikan rasa kasih sayang yang lebih dari cukup. Oleh karena itu, janganlah kita berpikir bahwa hidup kita tidak ada yang memperdulikan, karena Tuhan akan selalu mengasihi manusia yang membutuhkan kasih sayang. Pesan saya hanya satu, bila kita ingin di cintai dan di sayangi, maka kita harus bisa memberikan rasa itu kepada orang lain, karena hidup ini harus seimbang. Bila kita mengasihi orang lain, maka orang lain akan mengasihi kita, dan bila kita mau mengasihi Tuhan, maka Tuhan akan membalas cinta kasih kita jauh lebih besar dari siapapun, Karena Kasih adalah satu kata yang memiliki berjuta manfaat. Sekian

Read more...
Selasa, 09 Oktober 2012

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan

0 komentar
Konsep ilmu budaya dasar dalam kesusastraan sangat panjang untuk dijelaskan oleh kita sebagai manusia, mengapa? karena pada dasarnya setiap budaya yang telah diciptakan oleh manusia bersangkutan dengan sastra dan seni. Dari maknanya dulu, sastra merupakan suatu bentuk  tulisan yang ditulis oleh manusia, seperti surat-surat, undang-undang, kitab-kitab dan sebagainya. Sedangkan seni, merupakan segala sesuatu yang menghasilkan suatu keindahan, dan juga bermanfaat secara rohani bagi umat manusia.Hubungan sastra dan seni dalam ilmu budaya dasar adalah ketiga hal tersebut tidak dapat dipisahkan, karena jika manusia menciptakan suatu ilmu mengenai budaya ia akan mengungkapkan apa yang ia rasakan dan menuangkannya baik dalam tulisan maupun dalam bentuk yang lain.

Ilmu Budaya Dasar Yang Dihubungkan Dengan Prosa
Ilmu budaya dasar yang bila kita hubungkan dengan prosa akan sangat besar maksud dan artinya. Prosa merupakan suatu jenis tulisan yang dibedakan puisi berdasarkan ritme dan bahasa yang digunakan lebih tinggi. Jenis-jenis prosa dapat dibedakan menjadi dua yaitu prosa lama dan prosa baru, Prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat,prosa lama meliputi Dongeng, Sejarah, Hikayat, Pelipur Lara, sedangkan prosa baru adalah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun, prosa baru meliputi Cerpen atau Cerita Pendek, Roman atau Novel, Biografi, Kisah, dan Otobiografi.

Ada beberapa jenis prosa, yaitu prosa fiksi. Prosa fiksi merupakan suatu ceritera yang didalamnya terdapat pelaku-pelaku pemain, dan memiliki suatu alur cerita yang menarik perhatian bagi kita yang menikmatinya, karena prosa fiksi merupakan suatu karangan yang hanya dibuat-buiat oleh pengarangnya. Nilai-nilai yang terkandung di dalam sebuah prosa fiksi adalah :
  • Prosa fiksi memberikan kesenangan.
  • Prosa fiksi memberikan informasi
  • Prosa fiksi memberikan warisan cultural
  • Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Lewat prosa fiksi sesorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman dengan banyak individu.
Berkenaan dengan moral, karya sastra dapat dibagi menjadi 2 :
  • Karya sastra yang menyuarakan aspirasi zamannya mengajak pembaca untuk mengikuti apa yang dikehendaki zamannya.
  • Karya sastra yang menyuarakan gejolak zamannya, tidak mengajak pembaca melakukan sesuatu tetapi untuk merenung.
Ilmu Budaya Yang di Hubungkan Dengan Puisi
Puisi adalah suatu prosa lama yang merupakan suatu seni yang menuliskan kata-kata yang dirasakan oleh sang penyair lalu dituangkan dalam sebuah bait-bait yang penuh arti dan makna bagi sang penyair tersebut, namun dengan seiring berjalannya waktu maka ada juga puisi modern. Banyak sekali kreativitas yang dilakukan oleh penyair untuk membangkitkan rasa seni dalam puisinya, sebagai contoh yaitu ketika sang penulis merasakan suatu kesedihan yang mendalam apabila dia melihat suatu kejadian atau bencana yang menimpa dirinya atau lingkungannya. Dia juga dapat menuangkan kata-kata yang sangat sulit untuk dimengerti oleh kita sebagai orang awam. Banyak alasan-alasan yang mendasar bila kita menghubungkan puisi dengan ilmu budaya dasar, yaitu karena puisi merupakan suatu kegiatan menuliskan kata-kata yang dapat dilakukan oleh setiap orang, jadi menulis puisi juga dapat kita katakan sebagai suatu budaya karena terdapat unsur seni dan keindahan didalam suatu puisi. contoh puisi yang dapat saya berikan adalah sebagai berikut:
Jakarta

Jakarta kau adalah tempat ku dilahirkan
Begitu banyak kenangan yang ku alami
Setiap detik dan menit yang ku rasakan
Membuatku semakin mengenalmu

Kini ketika ku sudah tumbuh dewasa
Aku dapat melihat kau dari berbagai sisi
Engkau begitu berduka dan bersedih
Karena begitu banyak bencana yang kau alami

Jakarta maafkan aku karena tidak bisa merawatmu
Jakarta maafkan aku bila tidak bisa membuatmu nyaman
Jakarta kini aku berjanji untuk selalu menjagamu
Aku akan berusahan untuk memulihkanmu
Menjadi jakarta yang lebih baik 
(karya Adam Dennis)
Read more...
Senin, 08 Oktober 2012

Evaluasi Diri Menggunakan SWOT

0 komentar

Pada kesempatan kali ini saya akan mengevaluasi diri saya dengan menggunakan Analisa SWOT (STRENGTH-WEAKNESS-OPPORTUNITY-THREAT)

STRENGTH (Kekuatan)
Yang saya ketahui mengenai diri saya dalam kelebihan saya adalah, saya mampu untuk menahan diri saya ketika saya sedang emosi. Karena saya tahu segala sesuatu bila dilakukan dalam keadaan emosi tidak akan dapat berjalan dengan baik, jadi yang saya lakukan adalah menenangkan diri saya untuk berpikir, ketika kondisi emosi saya sudah stabil maka saya akan berpikir untuk melakukan tindakan-tindakan selanjutnya. Dan saya sangat mudah untuk berteman dengan siapa saja, meskipun ketika belum kenal saya hanya terlihat seperti orang pendiam.
Selanjutnya, kekuatan yang saya miliki adalah saya tidak mudah untuk berputus asa untuk mengerjakan segala sesuatu yang menurut diri saya, saya mampu untuk mengerjakannya, salah satu contoh yang paling terlihat adalah, ketika saya sudah mulai kuliah, saya sudah menyiapkan berbagai hal meskipun belum 100 persen. Saya mampu mengerjakan berbagai tugas yang telah diberikan oleh dosen kepada saya, mengapa saya dapat mengerjakannya? Karena logikanya seorang dosen tidak akan memberikan tugas-tugas yang melampaui kemampuan mahasiswanya.
Strength yang saya miliki bukanlah karena suatu kuat gagah saya sehingga saya dapat bertahan, ini semua berkat Tuhan yang tiada pernah berhenti didalam hidup saya. Dan saya akan selalu bersyukur kepada Tuhan karena sudah memberikan begitu banyak kekuatan kepada saya selama ini.

WEAKNESS (Kelemahan)
Kelemahan yang saya miliki adalah, terkadang bahkan sering sekali saya mudah berpikir untuk menyerah sebelum saya mencoba sesuatu hal yang menurut saya, saya tidak dapat melakukannya. Dan kelemahan yang saya miliki selanjutnya adalah saya mudah tergiur dengan sesuatu yang “lebih” dari apa yang telah saya miliki.
Dan kelemahan yang saya adalah, ketika saya lemah dalam suatu bidang dan saya tidak mampu untuk melakukan hal tersebut, saya malas untuk mencoba dan belajar hal tersebut.

OPPORTUNITY (Kesempatan)
Bagi saya setiap peluang yang datang tidak dapat di sia-siakan, meskipun berdasarkan fakta yang saya miliki saya sering melewatkan peluang-peluang yang ada didepan saya. Namun diawal pertama saya kuliah ini, saya yakin masih banyak kesempatan-kesempatan yang akan saya terima di kemudian hari, dan saya yakin saya mampu untuk menggunakan setiap kesempatan yang ada. Karena saya yakin Tuhan akan selalu memberikan kesempatan kepada setiap orang yang berserah penuh kepadaNya.

Threat (Ancaman/Tantangan)
Bagi saya hidup ini adalah hidup ini adalah tantangan, dan saya yakin segala sesuatu yang terjadi merupakan atas izin Tuhan. Dan saya yakin Tuhan tidak akan memberikan tantangan yang melebihi dari kemampuan hidup kita.
Tantangan yang akan saya hadapi dimulai saat ini adalah; bagaimana saya mengatur waktu 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu, dan lagi apakah saya dapat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen kepada saya dengan tepat waktu dan dengan hasil yang memuaskan.
Apa yang akan saya lakukan ketika mempersiapkan skripsi, pekerjaan saya, dan kehidupan rumah tangga saya kelak, itu merupakan suatu tantangan hidup yang harus saya lakukan. Dan saya yakin, saya mampu menjalani hal itu bersama Tuhan, karena Tuhan tidak akan pernah meninggalkan saya kapanpun dan dimanapun. Sekian  
Read more...
Senin, 01 Oktober 2012

Manusia Dan Budaya

0 komentar
Pada kali ini saya akan menjelaskan mengenai Manusia dan Budaya.Bila kita membicarakan mengenai Manusia dan Budaya, maka hal ini akan sangat panjang dan tidak berujung. Dimana manusia merupakan ciptaan Tuhan yang paling istimewa, dikarenakan diberikan oleh Sang Pencipta  sebuah pikiran untuk berpikir mengenai segala hal yang baik maupun yang buruk. Ketika mereka sudah mampu berpikir dengan baik dan benar, maka hal - hal yang mereka anggap benar akan mereka lakukan secara terus menerus sehingga terjadilah suatu budaya bagi sekelompok manusia tersebut. Budaya yang telah mereka lestarikan akan diberikan kepada keturunan mereka agar tidak hilang dari kebiasaan yang telah mereka lakukan secara terus - menerus. Dan agar keturunan mereka dapat bertahan manusia membutuhkan dua unsur yang telah diklarifikasi, yaitu unsur Rohani dan unsur Jasmani. Kedua unsur ini haruslah seimbang agar keberlangsungan hidup mereka dapat bertahan demi menjaga kebudayaan yang telah mereka lakukan secara turun - temurun.

Berbicara mengenai budaya, kita sebagai orang Indonesia pasti akan sangat bangga akan kebudayaan yang telah kita miliki, karena Indonesia merupakan suatu negara dengan kebudayaan terbesar di dunia. Dan bila kita perhatikan setiap kebudayaan Indonesia dapat dibedakan menjadi macam - macam kebudayaan, ada budaya seni tari, seni lukis, seni musik, dan masih banyak lagi. Kebudayaan tradisional  di Indonesia meskipun beragam namun pada dasarnya ada juga yang terpengaruhi dari budaya luar seperti dari adat Tionghoa, India bahkan Arab. Sebagai warga Indonesia sudah seharusnya kita melestarikannya, akan tetapi kita lebih tertarik dengan budaya luar yang datang seperti menyerbu kebudayaan kita, dan ironisnya orang yang bukan warga Indonesia sangat tertatrik dengan kebudayaan Indonesia, bahkan ada negara yang sangat berani mengakui atau mengklaim kebudayaan yang kita miliki.
Tari Saman dari NAD
Di negara bagian Timur seperti kita, manusia dengan budaya tidak dapat dipisahkan, karena kita merupakan negara yang memiliki berbagai macam adat istiadat dan kebudayaan, hal ini dapat kita lihat dari Sabang sampai Merauke, begitu banyak kebudayaan yang ada. Dan sekali lagi kurangnya rasa cinta yang kita miliki untuk melestarikan kebudayaan yang kita miliki, mungkin bila kita mengingat berbagai macam tokoh kebudayaan seperti Benyamin yang identik dengan kebudayaan Betawi, kita dapat terinspirasi dengan kegigihan beliau dalam mempertahankan seni dan kebudayaan Betawi. Pada akhirnya saya hanya dapat mengajak untuk kita warga Indonesia untuk mencintai dan melestarikan setiap kebudayaan yang ada di Indonesia. Indonesia Merdeka!
Benyamin, Tokoh Kebudayaan Betawi


Read more...
Kamis, 27 September 2012

Semangkuk Nasi Putih

0 komentar
Based on True story
Pada sebuah senja dua puluh tahun yang lalu, terdapat seorang pemuda yang kelihatannya seperti seorang mahasiswa berjalan mondar mandir di depan sebuah rumah makan cepat saji di kota metropolitan, menunggu sampai tamu di restoran sudah agak sepi, dengan sifat yang segan dan malu-malu dia masuk ke dalam restoran tersebut.

"Tolong sajikan saya semangkuk nasi putih."
Dengan kepala menunduk pemuda ini berkata kepada pemilik rumah makan.Sepasang suami istri muda pemilik rumah makan, memperhatikan pemuda ini hanya meminta semangkuk nasi putih dan tidak memesan lauk apapun, lalu menghidangkan semangkuk penuh nasi putih untuknya.

Ketika pemuda ini menerima nasi putih dan sedang membayar berkata dengan
pelan :"Dapatkah menyiram sedikit kuah sayur diatas nasi saya."Istri pemilik rumah berkata sambil tersenyum : "Ambil saja apa yang engkau suka, tidak perlu bayar !"

Sebelum habis makan, pemuda ini berpikir :
"Kuah sayur gratis." Lalu memesan semangkuk lagi nasi putih."Semangkuk tidak cukup anak muda, kali ini saya akan berikan lebih banyak lagi nasinya."Dengan tersenyum ramah pemilik rumah makan berkata kepada pemuda ini."Bukan, saya akan membawa pulang, besok akan membawa ke sekolah sebagai makan siang saya !"

Mendengar perkataan pemuda ini, pemilik rumah makan berpikir pemuda ini
tentu dari keluarga miskin diluar kota , demi menuntut ilmu datang kekota, mencari uang sendiri untuk sekolah, kesulitan dalam keuangan itu sudah pasti.

Berpikir sampai disitu pemilik rumah makan lalu menaruh sepotong daging dan sebutir telur disembunyikan dibawah nasi, kemudian membungkus nasi tersebut sepintas terlihat hanya sebungkus nasi putih saja dan memberikan kepada pemuda ini.

Melihat perbuatannya, istrinya mengetahui suaminya sedang membantu pemuda ini, hanya dia tidak mengerti, kenapa daging dan telur disembunyikan di bawah nasi ?

Suaminya kemudian membisik kepadanya :

"Jika pemuda ini melihat kita menaruh lauk dinasinya dia tentu akan merasa bahwa kita bersedekah kepadanya, harga dirinya pasti akan tersinggung lain kali dia tidak akan datang lagi, jika dia ket empat lain hanya membeli semangkuk nasi putih, mana ada gizi untuk bersekolah."

"Engkau sungguh baik hati, sudah menolong orang masih menjaga harga dirinya."

"Jika saya tidak baik, apakah engkau akan menjadi istriku ?"

Sepasang suami istri muda ini merasa gembira dapat membantu orang lain.


"Terima kasih, saya sudah selesai makan." Pemuda ini pamit kepada mereka.
Ketika dia mengambil bungkusan nasinya, dia membalikan badan melihat dengan pandangan mata berterima kasih kepada mereka."Besok singgah lagi, engkau harus tetap bersemangat !" katanya sambil melambaikan tangan, dalam perkataannya bermaksud mengundang pemuda ini besok jangan segan-segan datang lagi.

Sepasang mata pemuda ini berkaca-kaca terharu, mulai saat itu setiap sore pemuda ini singgah kerumah makan mereka, sama seperti biasa setiap hari hanya memakan semangkuk nasi putih dan membawa pulang sebungkus untuk bekal keesokan hari.

Sudah pasti nasi yang dibawa pulang setiap hari terdapat lauk berbeda yang tersembunyi setiap hari, sampai pemuda ini tamat, selama 20 tahun pemuda ini tidak pernah muncul lagi.

* * * * *
Pada suatu hari, ketika suami ini sudah berumur 50 tahun lebih, pemerintah melayangkan sebuah surat bahwa rumah makan mereka harus digusur, tiba-tiba kehilangan mata pencaharian dan mengingat anak mereka yang disekolahkan di luar negeri yang perlu biaya setiap bulan membuat suami istri ini berpelukan menangis dengan panik.Pada saat ini masuk seorang pemuda yang memakai pakaian bermerek kelihatannya seperti direktur dari kantor bonafid. "Apa kabar?, saya adalah wakil direktur dari sebuah perusahaan, saya diperintah oleh direktur kami mengundang kalian membuka kantin di perusahaan kami, perusahaan kami telah menyediakan semuanya kalian hanya perlu membawa koki dan keahlian kalian kesana, keuntungannya akan dibagi 2 dengan perusahaan."

"Siapakah direktur diperusahaan kamu ? Mengapa begitu baik terhadap kami? Saya tidak ingat mengenal seorang yang begitu mulia !" sepasang suami istri ini berkata dengan terheran.

"Kalian adalah penolong dan kawan baik direktur kami. Direktur kami paling suka makan telur dan dendeng buatan kalian, hanya itu yang saya tahu. Yang lain setelah kalian bertemu dengannya dapat bertanya kepadanya." Akhirnya, pemuda yang hanya memakan semangkuk nasi putih ini muncul, setelah bersusah payah selama 20 tahun akhirnya pemuda ini dapat membangun kerajaaan bisnisnya dan sekarang menjadi seorang direktur yang sukses untuk kerajaan bisnisnya.

Dia merasa kesuksesan pada saat ini adalah berkat bantuan sepasang suami istri ini, jika mereka tidak membantunya dia tidak mungkin akan dapat menyelesaikan kuliahnya dan menjadi sesukses sekarang.
Setelah berbincang-bincang, suami istri ini pamit hendak meninggalkan kantornya. Pemuda ini berdiri dari kursi direkturnya dan dengan membungkuk dalam-dalam berkata kepada mereka :
"Bersemangat ya ! Di kemudian hari perusahaan tergantung kepada kalian, sampai bertemu besok !"
Kebaikan hati dan balas budi selamanya dalam kehidupan manusia adalah
suatu perbuatan indah dan yang paling mengharukan.
(sumber : http//:renungan-harian-kita.blogspot.com)
Read more...

Bersyukur dan Berbahagia

0 komentar
Selalu bersyukur akan membuat kita bahagia. Beberapa cerita berikut ini menggambarkannya...

Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada sopir
pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?" Si sopir menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai." Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu bisa
begitu yakin?"

Supirnya menjawab, "Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak
selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan".

Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang
dan tak bahagia.Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa kurang. Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang "kaya". Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.

Seorang pengarang pernah mengatakan, "Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi." Ini perwujudan
rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan
membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu." Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu." Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, "Lulu, Lulu". "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?" tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu."

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.Cerita terakhir adalah mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, "Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga."

(sumber : http://renungan-harian-kita.blogspot.com/2008/12/bersyukur-dan-berbahagia.html)
Read more...

Pandanglah Ke Atas

0 komentar
Ibrani 12:3
Ingatlah selalu Dia yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diriNya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 67; Ibrani 1; Mikha 1-2

Pandanglah ke atas... karena pada saat seperti ini, hidup Anda mungkin tergantung pada tindakan ini.

Beberapa waktu yang lalu, Tuhan menunjukkan kepada saya bahwa sikap lemah berusaha menyusupi hidup kita pada masa kini melalui semua tekanan dan berita buruk yang mengepung kita. Sikap lemah ini mengalihkan pandangan kita dari Firman Tuhan dan menghujani kita dengan kekuatan-kekuatan negatif. Sikap ini mengajak kita untuk memandang ke bawah pada kekalahan, bukannya ke atas -kepada Yesus.

Jika Anda membiarkan hal itu terjadi maka manusia rohani Anda akan mulai kehilangan kuasanya. Dan Firman memberitahukan tentang akibatnya, disebutkan bahwa Anda akan menjadi lemah dan putus asa. Yesus mengungkapkannya demikian dalam Markus 4. Dia berkata, bila kekhawatiran dunia ini merasuki hati dan pikiran Anda, maka itu akan menghimpit Firman dan menyebabkannya tidak berbuah. Dan karena iman Anda adalah hasil dari Firman, maka itu berarti iman Anda akan layu. Begitu hal itu terjadi maka Anda akan menghadapi bencana. Apakah yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan reaksi kelemahan ini?

Pandanglah ke atas! Arahkan kembali mata Anda kepada Yesus. Saya ingat di lapangan lomba atletik bahwa bila seorang lawan membiarkan kepalanya tertunduk, dia tidak lagi berbahaya. Dengan mudah dia dapat dikalahkan. Jadi, tegakkan kepala Anda, teruslah memandang kepada Yesus yang menyempurnakan iman Anda. Ingatlah akan Dia dan jangan ingat akan kekhawatiran dunia ini. Ingatlah akan hal-hal yang diucapkan Tuhan dalam firmanNya. Palingkan pandangan dari semua keadaan di sekitar Anda dan arahkan mata Anda pada sumber surgawi. Jangan takut Anda akan kehilangan segala-galanya. Tuhanlah Sumber Anda, bukan dunia ini.

Jika Anda menjadi lemah akhir-akhir ini, mulailah mengangkat mata Anda. Tegakkanlah kepala Anda dan jangan menunduk. Tuhan ada di atas, iblis ada di bawah. Jadi, pandanglah ke atas!

Karena Tuhan ada di atas dan iblis ada di bawah, tepat di bawah kaki Anda.
 
(sumber : http://renungan-harian-kita.blogspot.com/2012/09/pandanglah-ke-atas.html)
Read more...
 
His Best! © 2014 | Designed By Blogger Templates