SEORANG anak kecil menatap ayahnya dan bertanya, "Yah, siapakah yang
dimaksud dengan orang Kristen?" Ayahnya menjawab, "Orang Kristen adalah
orang yang mengasihi dan taat kepada Tuhan. Ia mengasihi
sahabat-sahabatnya, tetangganya, dan bahkan musuh-musuhnya. Ia setia
berdoa, lemah lembut, hidup kudus, dan lebih senang pergi ke surga
ketimbang segala sesuatu yang ada di dunia ini. Anakku, itulah orang
Kristen!" Anak laki-laki itu termangu sebentar, kemudian bertanya lagi,
"Apakah saya pernah ketemu orang yang demikian?"
Ayah dalam ilustrasi tersebut memberikan sebuah jawaban baik kepada
anaknya. Ia menekankan tentang kasih Tuhan dan kasih kita kepada sesama,
bahkan kepada musuh dan orang yang menyebabkan kemalangan pada diri
kita. Ia juga menegaskan perlunya bersekutu dengan Bapa, mencari
kerajaan Allah terlebih dahulu dan menghasilkan buah Roh dalam kehidupan
seorang Kristen. Itu semua bukan jawaban yang buruk. Tetapi, bayangkan
betapa terkejutnya sang ayah ketika anaknya bertanya kalau-kalau ia
pernah bertemu dengan orang yang seperti itu!
Apakah mungkin bahwa kita berbicara tentang sesuatu yang baik, tetapi
melangkah di jalan yang keliru? Kita mungkin mampu untuk mengatakan
kepada orang lain apa dan siapa orang Kristen itu, bahkan mungkin
mengakui bahwa kita adalah Kristen, tetapi pernahkah kita menunjukkan
kekristenan itu kepada mereka?
Jika seorang datang kepada Anda dan meminta gambaran tentang seorang
Kristen, apakah Anda akan MENGATAKAN hal ini atau... Anda mau
MENUNJUKKANNYA?
Sumber: http://www.airhidup.com/Article.cfm?ArticleID=12&Ref=Article
Jumat, 21 Juni 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)